Catatan Redaksi
MEDIATOTABUAN, BOLMONG – Pilkada 2024 di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) menjadi arena kompetisi yang menarik dengan kehadiran pasangan calon bupati dan wakil bupati Yusra Alhabsyi dan Dony Lumenta, yang akrab disapa YusraDon.
Dengan dukungan yang kuat dan berbagai faktor kunci di pihak mereka, YusraDon menunjukkan potensi kemenangan yang mengesankan. Mari kita telusuri faktor-faktor yang menguatkan prediksi bahwa YusraDon menjadi pemenang Pilkada tahun ini.
Salah satu kekuatan utama YusraDon adalah dukungan dari empat partai politik yang meraih kursi signifikan di DPRD Bolmong pada Pemilu 2024.
Dukungan ini tidak hanya memberikan legitimasi politik, tetapi juga modal penting untuk kampanye. Berikut adalah detail dukungan partai-partai tersebut.
Golkar menguasai 6 kursi dengan total 15.720 suara. PKB mengantongi 4 kursi dengan 10.251 suara. PKS meraih 3 kursi dengan 6.471 suara dan Gerindra mendapatkan 1 kursi dengan 1.343 suara.
Total suara sah dari partai-partai pendukung YusraDon mencapai 33.785 suara. Basis pemilih ini memberikan YusraDon pijakan yang kuat dalam kontestasi ini.
Dukungan dari partai-partai besar tersebut memperkuat posisi YusraDon dengan sumber daya politik dan jaringan yang luas.
Kelebihan lain dari YusraDon adalah kekuatan figur-figur yang mendukung mereka. Salah satu figur utama seperti Aditya Anugerah Moha (ADM), mantan anggota DPRD RI selama dua periode, membawa pengalaman politik dan reputasi yang signifikan.
ADM, yang kini memimpin tim pemenangan, menjanjikan strategi yang matang dan terarah. Ia menyatakan akan full memenangkan YusraDon, dengan membawa Partai Golkar menjadi pengusul ke KPU Bolmomg.
“Yusra memiliki dedikasi tinggi dan merupakan harapan baru untuk keadilan serta kesejahteraan masyarakat Bolmong. Kami percaya ia akan membawa Bolmong lebih maju dan lebih baik,” ungkap ADM yang juga Ketua PG Bolmong, Kamis (30/8/2024).
Selain itu, YusraDon mendapatkan keuntungan dari Gerindra dan nama besar Prabowo Subianto, presiden terpilih Pemilu 2024, otomatis memiliki pengaruh luas.
Karisma Prabowo dapat menarik pemilih yang simpatik terhadap visi politiknya, memberikan dorongan ekstra bagi kampanye YusraDon, apalagi Prabowo-Gibran, menang Pemilu di Bolmong.
Data darisitus resmi kpu.go.id, jumlah rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara (DPS) per 10 Agustus 2024 adalah 183.594. Ini akan menunjukkan potensi besar bagi YusraDon.
Dengan total 94.737 pemilih laki-laki dan 88.857 pemilih perempuan, pemilih yang tersebar di 15 kecamatan, 202 desa/kelurahan, dan 419 tempat pemungutan suara (TPS), merupakan potensi kemenangn secara geografis, kekuatan politik pendukung YusraDon terpancar di sini.
Data ini menunjukkan basis pemilih yang luas, mencakup berbagai wilayah yang dapat menjadi target strategis dalam kampanye.
YusraDon memiliki keunggulan di pantura dan dataran Dumoga, dua daerah dengan basis pemilih yang besar. Kemudian, jaringan keluarga Yusra berada di Passi Bersatu dan Bilalang, serta Doni Lumenta, memiliki pengaru luas di wilayah Dumoga Raya.
Kekuatan ini memberikan YusraDon keuntungan strategis untuk memobilisasi dukungan dan memenangkan hati pemilih.
Koalisi partai yang mendukung YusraDon tidak hanya menguntungkan dari segi jumlah kursi, tetapi juga dalam hal strategi kampanye, karena tersebar di seluruh daerah pemilihan dari enam Dapil Bolmong.
Dengan dukungan dari partai-partai besar seperti Golkar, PKB, PKS, dan Gerindra, YusraDon memiliki akses ke sumber daya yang diperlukan untuk melaksanakan kampanye yang efektif.
Tim pemenangan YusraDon juga dikenal inovatif dan agresif dalam pendekatan mereka, memanfaatkan media sosial dan kampanye door-to-door untuk menjangkau pemilih.
Lebih jauh, YusraDon mendapatkan dukungan signifikan dari berbagai organisasi, meskipun tidak selalu diumumkan secara terbuka.
Kader Nahdlatul Ulama (NU) dan Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) akan terseret turut mendukung Yusra.
Yusra Alhabsyi yang juga menjabat sebagai Ketua PW GP Ansor Sulawesi Utara, memiliki hubungan yang kuat dengan komunitas ini.
Dukungan ini memperkuat basis sosial YusraDon, menambah kekuatan mereka di kalangan pemilih yang loyal terhadap organisasi keagamaan.
Selain itu, arus dukungan juga datang dari Muhammadiyah, berkat pengaruh tokoh Muhammadiyah Muhammad Mokoagow.
Sebagai pemimpin PKS yang berhasil meraih suara signifikan di DPRD Bolmong, Mokoagow memiliki pengaruh yang kuat dan dapat memobilisasi dukungan dari komunitas Muhammadiyah.






Comment