Kotamobagu – Akhir-akhir ini, terjadi peningkatan curah hujan di wilayah Kota Kotamobagu dan sekitarnya, untuk itu Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu, mengimbau masyarakat aktif melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di lingkungan masing-masing.
Pasalnya, Langkah ini diambil guna mencegah penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang meningkat di musim hujan ini.
“Musim hujan seperti ini, mari bersama-sama kita melaksanakan pemberantasan sarang nyamuk dengan cara 3M yakni menguras, menutup, dan mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biak nyamuk Aedes aegypti,” imbau Sekretaris daerah (Sekda) Kotamobagu, Sofyan Mokoginta, Selasa (25/04/2025).
Menurutnya, menerapkan 3M dalam keseharian merupakan bagian dari masyarakat berperilaku hidup bersih dan sehat.
“Tentunya dimulai dari rumah sendiri dengan menyingkirkan ban-ban bekas, kaleng-kaleng bekas, menguras bak mandi, serta membersihkan selokan yang bisa menjadi sarang nyamuk,” jelasnya.
“Intinya, jangan sampai ada genangan air di sekitar rumah kita,” ujarnya.
Saat disinggung masalah fogging, Sofyan Mokoginta mengatakan, jika fogging bukanlah solusi utama dalam pencegahan DBD, dikarenkan hal tersebut hanya membunuh nyamuk dewasa tanpa menghilangkan jentiknya.
“Kalau berharap fogging itu tidak dapat membunuh jentik nyamuk, karena setelah kita lakukan fogging satu atau dua hari kedepan jentiknya akan berubah menjadi nyamuk,” tukasnya.***
Penulis: Gito Simbala






Comment