Bolmong – Pengurus Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), melakukan konsultasi dan sinkronisasi program kegiatan dengan Sekretariat TP-PKK Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Selasa (06/05/2025).
Dalam konsultasi dan sonkronisasi ini, Pengurus TP-PKK Bolmong, dipimpin langsung Ketuanya, Ny Kalsum Alhabsyi-Alhabsyi SE disambut oleh Sekretaris 1 TP-PKK Provinsi Sulut, Sherly Mewengkang Nayoan, dan Sekertaris 2, bapak Alfrets Momongan.
Ketua TP-PKK Bolmong, Kalsum Alhabsyi mengatakan, kunjungan mereka tersebut bertujuan untuk melakukan konsultasi dan singkronisasi program kerja TP-PKK Bolmong dengan arah kebijakan program TP-PKK Provinsi.
“Dalam pertemuan tersebut, dibahas sejumlah program prioritas dan strategis, antara lain penanggulangan stunting, optimalisasi pelaksanaan posyandu, serta penataan administrasi kelembagaan PKK,” kata Kalsum Alhabsyi.
Menurutnya, konsultasi ini penting dilakukan agar pelaksanaan program di tingkat kabupaten sejalan dengan program provinsi dan nasional, terutama dalam hal percepatan penurunan angka stunting.
“Sinkronisasi ini menjadi langkah awal dalam menyatukan visi dan memperkuat koordinasi antar tingkatan TP-PKK, khususnya untuk mendukung program prioritas pemerintah dalam bidang kesehatan dan pemberdayaan keluarga,” ujarnya.
Sementara itu, pihak Sekretariat TP-PKK Provinsi Sulut Sherly Mewengkang Nayoan dan didampingi Alfrets Momongan, menyambut baik kunjungan tersebut.
Bahkan, dalam pertemuan tersebut, TP-PKK Sulut memberikan sejumlah masukan serta panduan teknis pelaksanaan program, agar kegiatan TP-PKK Bolmong dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.
Untuk itu, Sherly Mewengkang Nayoan berharap hasil pertemuan tersebut dapat memperkuat senergitas antara TP-PKK Bolmong dan TP-PKK Sulut.
“Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan produktif, yang diharapkan dapat memperkuat sinergi antara TP-PKK Bolmong dan TP-PKK Provinsi Sulut dalam mendukung pembangunan keluarga sejahtera di daerah,” harapnya.***
Penulis: Gito Simbala






Comment