Digitalisasi Pendidikan, Kotamobagu Pionir Google Education Indonesia di BMR

MEDIATOTABUAN – Kotamobagu sebagai salah satu lokasi program Google Education Indonesia. Program ini bertujuan menjadikan sejumlah sekolah sebagai sekolah rujukan.

Program ini bertujuan agar sekolah yang menerapkan pemanfaatan penuh alat dan platform Google dalam proses belajar-mengajar.

“Kami sangat senang dengan terpilihnya Kotamobagu sebagai kandidat sekolah rujukan Google,” ujar Kepala Bidang Pendidikan Dinas Pendidikan Kotamobagu, Aljufri Ngandu, saat rapat koordinasi di ruangan Walikota Dr. Weny Gaib, SpM, Rabu (2/7/2025).

Dihadapan walikota dan Assisten III Agung Adati, Aljufri dan jajarannya memaparkan tujuan kerjasama Pemkot Kotamobagu dengan Google.

“Program ini akan membantu meningkatkan kualitas pendidikan melalui digitalisasi pembelajaran,” kata Ngandu lagi.

Dikatakan, dua pekan lalu kepala sekolah dan operator dari SD dan SMP di Kotamobagu, telah menerima materi soal program ini langsung dari pihak Google.

“Dan sebanyak 16 sekolah di Kotamobagu telah dinominasikan sebagai kandidat sekolah rujukan Google,” kata Ngandu.

“Seluruh guru di Kotamobagu, juga telah memiliki akun ID Belajar untuk mengakses berbagai layanan Google for Education. Saat ini sedang persiapan program tengah memasuki tahap peluncuran resmi atau launching inaugurasi,” katanya.

Dalam rakor tersebut menyampaikan tengah mempersiapkan segala hal, agar dalam waktu dekat program ini akan di lounching oleh Walikota.

“Kami akan mendapatkan pendampingan langsung dari pihak Google, baik untuk kepala sekolah maupun para guru,” tambah Kepala Dinas Pendidikan Kotamobagu.

Ia menjelaskan bahwa salah satu syarat utama dari Google adalah minimal 30 persen guru harus mampu menguasai pemanfaatan akun pembelajaran dan akses digital melalui platform Google.

Ditambahkan, untuk mendukung program ini, pihaknya juga akan ada lomba pembuatan konten pembelajaran digital dari para guru sebagai bentuk pengembangan kapasitas dan kreativitas tenaga pendidik.

“Ini memotivasi guru-guru agar lebih kreatif lagi dalam pengembangan komptensi berbasis digital,” kata Ngandu. 

Asisten III Setda Kotamobagu, Agung Adati, menambahkan bahwa program ini sejalan dengan visi dan misi Wali Kota serta Wakil Wali Kota Kotamobagu.

“Inisiatif ini mendukung upaya pemerintah kota dalam meningkatkan kualitas pendidikan berbasis digital,” ujarnya.

Wali Kota Kotamobagu, dr. Wenny Gaib, menyambut positif peluncuran program ini dan menekankan pentingnya transformasi digital di sektor pendidikan.

“Pendidikan di Kotamobagu harus mampu mengikuti perkembangan teknologi. Digitalisasi sangat penting, namun Dinas Pendidikan juga harus menyiapkan infrastruktur dan memastikan para guru menguasai teknologi,” tegasnya.

Peluncuran resmi program ini dijadwalkan berlangsung bulan Juli ini. Dengan masuknya Kotamobagu dalam program Google Education Indonesia, kota ini bersiap menjadi pionir pendidikan digital di kawasan Sulawesi Utara.

Pantauan media ini, Sekretari Dinas Pendidikan Kotamobagu Kusnaedi Pobela, dan beberapa kepala bidang, hadir bersama rakor tersebut.***

Penulis: Tim

Editor: Gito

Comment