BOLSEL – Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) menggelar upacara, di alun-alun Desa Molibagu, Senin (21/07/25).
Upara ini dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Bolsel ke-17, dipusatkan di Kecamatan Bolaang Uki.
Bupati Bolsel, Iskandar Kamaru, bertindak sebagai inspektur upacara.
Nampak juga Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid, Ketua DPRD Bolsel, Arifin Olii, unsur Forkopimda, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), camat, sangadi, ASN, serta masyarakat umum.

Sejumlah pejabat daerah terlihat menggunakan pakaian tradisional adat Bolango dan Mongondow sebagai representasi budaya di Bolsel.
Dalam sambutannya, Bupati Iskandar berkomitmen menciptakan Bolsel yang sejahtera lewat visi pembangunannya.
“Sebagai bentuk komitmen kami pada pembangunan Bolaang Mongondow Selatan, kami telah mengusung visi Bolaang Mongondow Selatan yang madani, maju, sejahtera, gotong royong, dan berkelanjutan,” ujar Iskandar.
Tidak lupa, ia juga mengucapkan rasa terima kasih atas jasa para pendahulu dan para tokoh pemekaran Bolsel.

“Di usia (Bolsel) 17 tahun ini kami tentu tidak akan melupakan peran para tokoh pemekaran, tokoh adat, serta para pemuda. Tanpa mereka kita tidak akan sampai dititik ini,” ucapnya saat sambutan.
Acara ini juga diisi dengan pembacaan sejarah singkat pembentukan Kabupaten Bolsel.
Perjuangan para tokoh pemekaran mendapat apresiasi khusus, sebagai wujud penghormatan atas dedikasi mereka dalam membentuk Bolsel sebagai daerah otonom.
Sekitar 51 perwakilan presidium pemekaran Bolsel dari masing-masing koordinator wilayah, berikan piagam oleh bupati sebagai penghargaan dari pemerintah daerah.
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan sidang Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Bolsel, usai upacara.

Peringatan nantinya akan ditutup dengan pesta rakyat di Lapangan Desa Adow, dengan menampilkan berbagai hiburan yang akan dihadiri oleh masyarakat umum.
Rangkaian peringatan HUT ke-17 Bolsel sebelumnya telah dimeriahkan dengan berbagai kegiatan, seperti jalan sehat dan ideal fun run pada 16 Juli 2025 di Alun-alun Molibagu.
Kemudian ziarah ke makam tokoh pemekaran pada 17 Juli 2025, serta doa dan dzikir bersama di Masjid Islamic Center, pada 18 Juli 2025.***






Comment