Menurut Yulius, Sulawesi Utara sudah dikenal sebagai daerah dengan tradisi perayaan Natal, dengan toleransi yang tinggi.
“Kesan itu terlihat, terutama menjelang kunjungan ribuan wisatawan setiap akhir tahun. Sulut barometer perayaan hari besar nasional,” tambahnya.
Gubernur juga memaparkan rute perjalanan safari Natal, dimulai 8 Desember, mencakup Talaud, Sangihe, Manado, Bolaang Mongondow, Kotamobagu, hingga Sitaro.
“Pastikan kelancaran listrik, kesiapan tempat kegiatan, hingga akses publik. Jangan sampai ada lokasi yang gelap, padahal kita datang membawa sukacita Natal,” tutur Gubernur.
Baca Juga: Gubernur Yulius Pimpin Rakorev RKPD Triwulan III 2025 Bersama Kada se-Sulut
Selain persiapan Natal, Gubernur juga melaporkan perkembangan sejumlah agenda. Inflasi Sulut disebut berada dalam kondisi baik.
IPPR sudah ditandatangani dan kini menunggu persetujuan substansi dari Menteri ATR/BPN, ini langkah terakhir sebelum ditetapkan jadi Perda RTRW yang baru.
“Ini krusial untuk investasi dan arah pembangunan jangka panjang. Kita ingin memasuki 2026 dengan fondasi yang lebih kokoh,” kata Yulius.
Rakorev akhirnya ditutup dengan penegasan bahwa 2025 harus berakhir dengan kesiapan solid antara Pemerintah Provinsi dan seluruh Kabupaten/Kota.
“Baik urusan administratif, pembangunan, hingga penyambutan momentum Natal dan Tahun Baru,” kata YSK.***





![FireShot Capture 246 - Rawat Kebersamaan; KKSS Diminta Terus Perkuat Kepedulian Sosial dan_ - [mediamanado.com]](https://mediatotabuan.co/wp-content/uploads/2026/03/FireShot-Capture-246-Rawat-Kebersamaan-KKSS-Diminta-Terus-Perkuat-Kepedulian-Sosial-dan_-mediamanado.com_-300x178.png)
Comment