Bolsel Terbaik I Penanganan Stunting, Ini Pesan Bupati Saat Rakor

BOLSEL – Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting (TP3S) Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan menggelar Rakor dan Rembuk Stunting.

Kegiatan tersebut dibuka Bupati Bolsel H. Iskandar Kamaru SPt, MSi yang diwakili oleh Asisten III Sekda Rikson Paputungan SPd, MPd, Senin (08/12/2025).

Bupati Iskandar memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran TP3S atas capaian Bolsel yang meraih Peringkat Terbaik I Tingkat Provinsi Sulut.

Peringkat tersebut diumumkan bupati, setelah penilaian kinerja penurunan stunting tahun 2024.

“Capaian ini patut disyukuri, tetapi kita tidak boleh berhenti. Penurunan stunting membutuhkan kerja yang konsisten dan terukur,” ujar Rikson mewakili Iskandar Kamaru, di Panango.

Lanjutnya, Data e-PPGBM hingga November 2025 mencatat 75 balita stunting di Bolsel, dengan tren penurunan signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Maka ia menekankan pentingnya kerja terpadu lintas sektor serta intervensi yang menjangkau tingkat keluarga di desa.

“Semua pihak harus bergerak bersama. Mulai dari puskesmas, TP-PKK, PLKB, sampai pemerintah desa,” kata Rikson di Lapangan Futsal tersebut.

Pemetaan layanan harus valid dan pelaporan harus diperkuat,” tegasnya di hadapan para camat, kepala puskesmas, PLKB, petugas gizi.

Ia pun meminta setiap bidang dalam TP3S untuk menyampaikan laporan progres dan kendala, agar percepatan penanganan dapat dilakukan secara tepat sasaran.

“Ini adalah investasi bagi masa depan generasi Bolsel. Kita harus menjaga momentum penurunan angka stunting,” tutupnya.

Hadir juga pada Rakor tersebut Kepala Dinas PPKBPPPA Dra. Suhartini Damo bersama jajaran.***

Comment