BITUNG – Memasuki siklus tahunan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bitung mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD). Peningkatan kasus DBD setiap tahunnya kerap terjadi pada Februari dan September, bertepatan dengan masa pancaroba atau peralihan musim.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bitung, dr. Pitter Lumingkewas, saat ditemui di kantornya pada Jumat, 30 Januari 2025, mengimbau warga agar memberikan perhatian ekstra terhadap kebersihan lingkungan. Hal ini penting untuk mencegah perkembangbiakan nyamuk Aedes Aegypti, vektor utama penyebab DBD.
“Air yang tergenang di tempat tertentu adalah tempat nyamuk berkembang biak dengan cepat, apalagi yang berada di lokasi pemukiman warga,” tegas Lumingkewas.
Ia menjelaskan, tempat-tempat yang berpotensi menampung air harus menjadi perhatian bersama. Bak air, talang rumah, hingga barang bekas yang bisa menggenang air, perlu rutin dibersihkan.
“Langkah paling efektif dalam memberantas sarang nyamuk adalah menerapkan 3M Plus, yaitu menguras tempat penampungan air, menutup rapat wadah air, serta memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas,” imbuhnya. Selain itu, penggunaan obat antinyamuk dan menjaga kebersihan lingkungan juga perlu dilakukan secara rutin.
Lumingkewas menambahkan, pihaknya terus melakukan upaya promotif dan preventif melalui sosialisasi kepada masyarakat serta pemantauan lingkungan, bekerja sama dengan pemerintah kelurahan dan puskesmas.
Penulis: Yodie Rosang






Comment