Di Bawah Komando Muhaimin Iskandar, Yusra Alhabsyi Temui Presiden Prabowo

Jakarta – Usai pelantikan Ketua DPW PKB se-Indonesia, rombongan PKB di bawah kepemimpinan Ketua Umum Hi Abdul Muhaimin Iskandar, menemui Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto di Istana Negara, Selasa (03/02/2026).

Salah satu yang ikut dalam rombongan PKB menemui Presiden RI ke-8 tersebut adalah Ketua DPW PKB Sulut, yang juga merupakan Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Yusra Alhabsyi.

Nampak, Ketua DPW PKB Sulut, Yusra Alhabsyi, ikut mendampigi Ketum PKB, Abdul Muhaimin Iskandar, saat bersilaturahmi dengan Presiden RI, Prabowo Subianto di Istana Negara. (Foto: DPP PKB)

Dalam kesempatan tersebut, Ketum PKB, Muhaimin Iskandar, menyampaikan langsung dihadapan Presiden Prabowo dukungan penuh PKB terhadap pemerintahan Prabowo Subianto dan Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka.

“Kami dari PKB, datang bersilaturahmi dengan Presiden Prabowo Subianto, sekaligus melaporkan jika seluruh Ketua DPW PKB se-Indonesia, telah dilantik dan menegaskan dukungan PKB terhadap pemerintahan yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka,” ujar Mujaimin Iskandar, usai menemui Presiden.

Selain itu, Muhaimin Iskandar, dalam kesempatan itu, meminta saran dan masukan dari Presiden agar PKB kedepan lebihbbaik lagi dalam menjalankan tugas-tugas kepartaian dan pengabdian kepada masyarakat Indonesia.

Presidan Prabowo Subianto dalam kesempatan itu, memberokan apresiasi kepada PKB yang telah ikut bersama-sama pemerintahan sekaligus memberikan masukan kepada rombongan PKB.

Sementara itu, Ketua DPW PKB Sulut, Yusra Alhabsyi, usai bersilaturahmi dengan Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Negara, memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Presiden RI ke-8 tersebut karena telah menerima kedarangan mereka.

Selain itu, Yusra Alhabsyi juga dukungan kepada pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sebagaimana penegasan dari Ketum PKB, Abdul Muhaimin Iskandar.

Comment