Armada Terbatas Hambat Pengangkutan Sampah di Bitung

BITUNG – Kota Bitung, yang selama lebih dari satu dekade dikenal sebagai peraih Piala Adipura berkat kebersihannya, kini menghadapi tantangan serius dalam menjaga citra tersebut. Tumpukan sampah yang sering terlihat di sepanjang ruas jalan utama mengancam status kota pelabuhan dan industri ini sebagai “Kota Bersih”.

Pantauan media pada Rabu, 4 Februari 2026, menemukan sedikitnya 17 titik penumpukan sampah di sepanjang ruas jalan Kelurahan Sagerat, mulai dari Tugu Batas Kota hingga Pintu Tol Sagerat. Salah satu lokasi terparah adalah tempat pembuangan sampah di depan SDN Sagerat, di mana sampah meluber dari bak penampungan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bitung, Merianti Dumbela, mengakui adanya keterlambatan dalam pengangkutan sampah. Menurut Dumbela, masalah utama terletak pada minimnya armada pengangkut sampah yang dimiliki Pemkot Bitung.

“Kami hanya memiliki 16 unit truk pengangkut sampah, ditambah 4 unit sewa dari pihak ketiga, sehingga total 20 unit,” jelas Dumbela saat ditemui di ruang kerjanya.

“Sementara itu, ada 25 titik atau lokasi pengangkutan di Bitung. Ini berarti ada lima wilayah yang harus bergantian, dan Kelurahan Sagerat termasuk salah satunya.”

Ia menambahkan bahwa 16 unit truk milik Pemkot Bitung juga dalam kondisi “sangat memprihatinkan”, yang semakin memperparah situasi.

Selain kendala armada, keterbatasan pasokan bahan bakar solar juga menjadi pemicu keterlambatan.

“Keterbatasan solar berdampak pada kelancaran pelayanan. Sopir kami harus mengantre berjam-jam untuk mendapatkan solar, padahal sampah seharusnya sudah diangkut sejak pukul 02.00 dini hari. Bahkan, pasokan solar yang didapat pun dibatasi,” keluhnya.

Dumbela menyatakan pihaknya telah berulang kali berkoordinasi dengan pengelola SPBU untuk memprioritaskan kendaraan pelayanan publik seperti truk sampah, namun belum membuahkan hasil.

“Kami sangat berharap ada perhatian khusus dari pihak terkait agar truk pengangkut sampah tidak lagi terhambat dalam operasionalnya,” pungkas Merianti Dumbela, menekankan pentingnya solusi segera untuk mengatasi permasalahan sampah di Bitung.

Penulis: Yodie Rosang

Comment