Penguatan Peran Kader Posyandu dalam Pengendalian Diabetes Melitus di Kotamobagu

KOTAMOBAGU – Pengendalian penyakit tidak menular khususnya diabetes melitus diperkuat melalui peningkatan kapasitas kader posyandu di tingkat masyarakat.

Pemkot Kotamobagu juga hadirkan tim peneliti Poltekkes Kemenkes Manado, dan menggelar uji coba pelatihan skala besar di Kecamatan Kotamobagu Selatan.

Kegiatan dipusatkan di Desa Kopandakan I, diikuti kader posyandu dari desa dan kelurahan dengan materi kurikulum baru berbasis E-Modul.

Selama dua hari, peserta dibekali pengetahuan promotif preventif termasuk deteksi dini dan pengendalian diabetes berbasis komunitas secara terpadu.

Baca Juga: Fraksi PKB Kotamobagu Apresiasi LKPJ The Winner Tahun 2025

Kepala Puskesmas Motoboi Kecil, Deysi Rumengan, menilai pelatihan ini langkah strategis memperkuat layanan kesehatan di lini terdepan masyarakat. 

“Peran kader posyandu sangat vital karena menjadi ujung tombak edukasi kesehatan serta pencegahan penyakit di lingkungan masyarakat,” ujarnya.

Program ini merupakan penelitian terapan konsep Rumah Sehat Diabetes Melitus yang menekankan pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan kesehatan mandiri.

Ketua tim peneliti, Meildy E Pascoal, menyebut kader berperan penting menekan kasus diabetes melalui edukasi dan pendampingan berkelanjutan.

“Program ini mendorong kemandirian masyarakat serta membutuhkan dukungan pemerintah agar dapat diterapkan luas hingga desa dan kelurahan,” katanya.

Comment