Perdana, Matali Mulai Terapkan Hajatan “Nasi Dos”

mediatotabuan.co, Kotamobagu – Salah satu hajatan perkawinan di Kelurahan Matali Kecamatan Kotamobagu, mulai menerapkan atau berkonsep “nasi dos”.

Pantauan mediatotabuan.co, hajatan yang berlangsung pada pagi hari ini, menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19. Pesta kawin tersebut berkonsep “makan pulang”, namun ada yang beda, dimana tuan rumah menyediakan nasi dos kepada tamu dan undangan.

Selain itu, di tempat hajatan, terpasang sejumlah spanduk imbauan terkait dengan menaati Prokes Covid-19. Bahkan hanya terdapat sekitar 50 kursi dan diatur berjarak untuk menyambut tamu dan undangan.

Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Matali, Alim Paputungan, yang juga saudara kandung dari mempelai wanita mengatakan, konsep hajatan ini, baru pertama kali diterapkan di Kelurahan Matali.

Lanjutnya, konsep hajatan “Nasi Dos” ini merupakan upaya dari keluarga dalam menaati pemerintah memerangi serta memutus mata rantai Covid-19.

“Jadi konsep ini, baru. Hajatan tetap jalan, protokol kesehatan tetap ditaati,” kata Alim, Sabtu (6/2).

Menurutnya, konsep ini, mendapat apresiasi dari berbagai kalangan, mulai dari Ketua Komisi II DPRD Kotamobagu, Jusran Deby Mokolanut, Asistan I Hi Teddy Makalalag, dan Asisten III Hi Adnan Masinae.

“Camat serta Sekertaris Kecamatan Kotamobagu Timur dan Camat Kotamobagu Selatan juga diundang, dan mereka memberikan apresiasi konsep hajatan ini. Bahkan seperti kata Camat Kotamobagu Selatan, ini akan disosialisasikan dan akan diterapkan di Kotamobagu Selatan,” tutur Alim.

Dalam hajatan ini, sangat kental dan ketat penerapan protokol kesehatan, dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Tamu dan undangan, sebelum masuk dalam hajatan, diwajibkan mencuci tangan menggunakan sabun di tempat yang telah disediakan, setelahnya di ukur suhu tubuh sekaligus masker, sesudahnya dipersilakan duduk di kursi yang telah disediakan dan telah diatur sedemikian rupa menjaga jarak. Setelahnya, para tamu dan undangan pulang membawa nasi dos sebagaimana telah disediakan keluarga.

(Gito Simbala)

Comment