mediatotabuan.co, Kotamobagu – Saat bertandang di Kantor mediatotabuan.co, surveyor dari Badan Pusat Statistik ini tak melepas masker, pun saat dipersilahkan duduk dengan pimpinan media dia jaga jarak saat hendak melontarkan pertanyaan.
Tahun lalu (2020) Yulia Sakinah staf BPS Kotamobagu tidak muncul di Kantor mediatotabuan. Padahal, tahun-tahun sebelumnya saat awal tahun dia akan datang bertandang dengan melontarkan beberapa pertanyaan terkait survey.
“Ia pak, tahun lalu harusnya survey tapi karena Covid-19, jadi masih dipending, nanti dilakukan tahun ini lagi,” jawab perempuan berparas manis ini, usai menulis jawaban dan pertanyaan-pertanyaan surveynya, Selasa (18/05).
Sakinah juga jaga jarak saat duduk dengan pimpinan media ini, masker yang dipakai juga tak dilepas, tahun sebelum ada Corona, Sakinah yang diberi tugas survey di kantor-kantor media di Kotamobagu, biasanya sangat ramah dan tak menggunakan masker.
Disinggung soal ini, Sakinah mengaku harus patuh dengan protokol kesehatan saat melaksanakan tugas. Bahkan kata dia, tahun ini hanya mengikuti pelatihan online via zoom.
“Dilatih online zoom Pak, belum bisa kumpul-kumpul karena Covid-19,” kata Sakinah.
Dikatakan, saat turun mengambil data, para staf BPS telah disiapkan Alat Pelindung Diri (APD) diantaranya masker, hand sanitizer. Mereka juga dianjurkan menjaga jarak saat sensus.
“Maaf Pak, kami harus jaga jarak agar kami dan bapak sama-sama nyaman selama sensus Pak,” kata Sakinah lagi.
Dia mengatakan harus hati-hati selama melaksanakan tugas, apalagi Yulia ditugaskan survey triwulan kegiatan usaha dan harus menemui para pelaku usaha diantaranya penjual pasar, pelaku usaha UMKM dan toko-toko.
“Tapi ikhtiarnya tetap memakai masker, menjaga jarak dan hand sanitizer tetap dibawa kemanapun pergi,” kata Sakinah.
Disinggung apakah tidak mudik saat lebaran, ia menjawab belum bisa pulang kampung ke tanah Jawa karena ada larangan mudik. Namun, silaturahmi dengan keluarga tidak putus karena bisa video call melalui media sosial.
“Kerinduan pulang kampung sedikit terobati karena bisa vc dengan keluarga. Sebagai pegawai pemerintah, kita wajib taati protokol kesehatan demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” kata Sakinah.
Dikatakan, selama pandemi Ia telah beradaptasi dengan pola hidup yang baru, memakai masker, menjaga jarak dan sering mencuci tangan dengan sabun atau memakai hand sanitizer, semuanya demi menjaga kesehatan.
“Takut Pak kena Corona, mending kita ikuti protokol kesehatan, dan sebagai pegawai pemerintah kita harus menjadi contoh mengubah perilaku selama Covid-19,” kata Yulia Sakinah.
Sekedar informasi, Yulia Sakinah tak lama melakukan servey, hanya beberapa pertanyaan dilontarkan, pantauan media ini hanya dua lembar kertas HVS yang dia isi, survey dimasa pandemi tidak terlalu lama sesuai jenis yang dicacah.
Penulis: Fahmi Gobel






Comment