Sebelum Masuk Kerja Karyawan Ini Tes Antigen dan Tetap Patuh 3 M

mediatotabuan.co, Bolmong – Seorang karyawan perusahan swasta warga Desa Nonapan II Kecamatan Poigar Ifriady Laoh, menjalani tes swab antigen sebelum kembali bekerja usai libur lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah.

Pantauan media ini, Ifriady rela diambil sampel usap dari lubang hidung, meskipun sedikit nyeri namun ia menjalani tes tersebut karena akan kembali berkumpul dengan teman-teman kerja guna melaksanakan tugas di perusahan semen terbesar di Sulawesi Utara tersebut.

“Agak nyeri saat diambil sampel, tapi harus diikuti karena sudah menjadi ketentuan perusahan, dan untuk kesehatan dan keselamatan kerja,” kata Ifriady, Kamis (20/05).

Sebelum diusap, semua karyawan mengisi juga formulir yang disiapkan berupa daftar riwayat perjalanan termasuk bila kontak erat dengan pasien positif Covid-19.

“Untungnya saya tidak ada riwayat perjalanan, sebab selama lebaran hanya berkumpul bersama keluarga inti saja,” kata Ifriady.

Aktivitas saat liburan Idul Fitri, Ifriady mengaku kebanyakan hanya bersama keluarga, kalaupun bertemu dengan orang lain maka protokol kesehatan tetap dilakukan, seperti menjaga jarak, menggunakan masker dan sering mencuci tangan dengan sabun bila bersentuhan atau bersalaman.

“Intinya protokol kesehatan dengan menerapkan 3 M, saya kira cukup bagi kita untuk terhindar dari penyebaran Covid-19,” katanya, mengulang sosialisasi yang sering ia dengar baik di perusahan maupun oleh pemerintah di desanya.

Diketahui, tes swab antigen tidak memakan waktu lama, hanya sekitar 5 menit mengambil sampel dan satu menit untuk mengetahui hasil. Menurut Ifriady dia sempat waswas dengan hasil nanti.

“Alhamdulillah, hasilnya menunjukkan negatif Covid-19, dan diperbolehkan untuk bekerja,” katanya.

Dikatakan, selama pandemi Covid-19 dan sebagai karyawan swasta, ia mengubah perilaku karena khawatir akan terserang virus tersebut. Langkah itu kata Ifriady, juga membantu pemerintah dalam upaya pencegahan penularan.

“Memang harus menerapan protokol kesehatan secara ketat. Sebab pengabaian dalam upaya pencegahan penularan Covid-19 dapat berdampak meningkatkan kasus, dan sebagai karyawan tidak boleh bekerja. Otomatis ekonomi keluarga juga terganggu,” akunya.

Dia berharap, pandemi ini cepat selesai sehingga bisa beraktivitas lagi dengan normal, dan sebagai warga negara Ia tetap akan mematuhi protokol kesehatan yang dikeluarkan pemerintah.

 

Penulis: Fahmi Gobel

Comment