mediatotabuan.co, Kotamobagu – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu, menggelar pengesahan dokumen Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD), Kamis (27/05).
Kegiatan yang dirangkaikan dengan sosialisasi tentang pentingnya nilai sumber daya arkeologi dalam upaya memajukan kebudayaan ini, dilaksanakan di Rumah Dinas (Rudis) Wali Kota Kotamobagu.
Agenda ini, dihadiri Wakil Wali Kota Kotamobagu Nayodo Koerniawan SH, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Sulut, Kepala Balai Arkeologi Sulutenggo, Wuri Handoko, perwakilan Balai Cagar Budaya Sulut, Asisten I dan III Kotamobagu, Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Kotamobagu, camat, lurah/sangadi, budayawan, sejarawan, penggiat sejarah dan budaya Bolmong.
Wali Kota Kotamobagu, Ir Hj Tataong Bara, dalam sambutannya yang dibacakan Nayodo Koerniawan mengatakan, kebudayaan memiliki peran dan fungsi yang sentral dan mendasar, serta landasan terutama dalam tatanan berbangsa dan bernegara.
Lanjutnya, upaya untuk melestarikan kebudayaan daerah, merupakan salah satu bentuk kecintaan terhadap warisan leluhur.
“Kita menyadari semuanya, bahwa melestarikan kebudayaan daerah merupakan bentuk penghargaan akan kecintaan kita semua terhadap budaya warisan para leluhur. Sehingga hakikatnya pelestarian kebudayaan daerah, bukan hanya tanggung jawab pemerintah daerah semata, tetapi juga sangat membutuhkan dukungan semua pihak, terutama para akademisi, seniman, budayawan, sejarawan serta masyarakat pada umumnya,” katanya.
Ia juga menambahkan, jika kebudayaan memiliki peran dan fungsi yang sentral dan mendasar dalam tatanan kehidupan bangsa dan bernegara.
“Untuk itu, berbagai upaya saat ini terus dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kota Kotamobagu dalam upaya memajukan kebudayaan, dimana salah satunya adalah dengan penyusunan dokumen PPKD saat ini,” tambahnya.
Ia mengatakan, dengan disusunnya dokumen PPKD dan yang selanjutnya akan diserahkan kepada pihak Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI, maka kedepan nanti Pemkot Kotamobagu, akan memiliki acuan dalam rangka untuk menyusun rencana strategi pemerintah daerah dalam upaya memajukan kebudayaan daerah.
Pada kesempatan itu, ia mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk terus melestarikan kebudayaan daerah, sebagai bentuk kecintaan dan upaya memajukan kebudayaan.
Penulis: Gito Simbala






Comment