mediatotabuan.co, Boltim – Baru seminggu melahirkan anak ketiga, Melia Umbas masih berbisnis online membantu ekonomi keluarga ditengah hantaman Pandemi Covid-19, dan tetap juga mematuhi protokol kesehatan (prokes) 3M.
Melia merupakan warga Desa Lanut, Kecamatan Modayag, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), adalah ibu tiga orang anak yang menggeluti bisnis online dengan penghasilan jutaan rupiah per bulannya.
Kehamilan selama Sembilan bulan tak membuatnya surut membantu suami agar ekonomi keluarga tetap stabil. Modal handphone dan jaringan internet, Melia melakoni bisnis online tersebut berdagang produk kosmetik dan kesehatan dari perusahan ternama di dunia.
Ternyata, Melia baru satu minggu melahirkan anak keduanya. Tapi postingan di akun facebooknya (FB), tetap online didunia maya. Sontak, rekan bisnisnya khawatir dan memberanikan diri menghubunginya agar jangan dulu pegang handphone karena baru selasai bersalin.
“Saya hubungi dia karena sudah aktif lagi di medsos, padahal baru melahirkan satu minggu yang lalu,” kata Devita, rekan bisnis di online Melia, Rabu (30/06).
Ternyata, bukan Melia sendiri yang mengoperasikan akun medsos miliknya, tapi anak tertuanya yang kini duduk di bangku sekolah menengah pertama.
“Itu anak tertua saya yang posting-posting, saya hanya mengarahkan,” kata Melia, menjawab pertanyaan Devita, Rabu (30/06).
Menurut Melia, hamil atau mengurus anak bayi bukanlah penghalang apalagi berhenti berbisnis. Bisnis yang digelutinya hanya via online, nanti kalau mengantarkan orderan bila hanya dalam kampung bisa diminta tolong ke anak.
“Kalau jaraknya sudah jauh, ada suami yang siaga dan siap mengantar disela waktu istirahatnya setelah bekerja. Jadi semua bisa disiasati,” kata Melia.
Pandemi Covid-19 belum berakhir, sementara disituasi ekonomi tak menentu ini kita harus lebih kreatif. Memang ada pembatasan dari pemerintah agar jangan berkerumun, maka cara jualan bisa memanfaatkan digital atau media sosial.
“Kan belum bisa berkerumun, maka bisnis online menjadi pilihan. Mengantarkan barang ke pelanggan, kita taat protokol kesehatan, dengan menjaga jarak atau barang diletakan di pagar atau pintu rumah pelanggan dan siapkan hand sanitizer untuk sterilkan lagi tangan kita,” jelas Melia, sembari menambahkan kan sederhana hidup ditengah pandemi Covid-19.
Perubahan perilaku dengan mematuhi Prokes 3M (memakai masker, mencuci tanagan dan menjaga jarak) dimasa pandemi Covid-19, wajib dilaksanakan agar terhindar dari paparan virus Corona.
“Berbisnis online ini saya geluti sudah dua tahunan, saat Pandemi Covid-19, memang peminat sedikit turun, dan saat ini mulai normal lagi, tapi kebiasaan baru harus dipatuhi dengan prokes 3M,” tutup Melia.
Penulis: Fahmi Gobel





![FireShot Capture 246 - Rawat Kebersamaan; KKSS Diminta Terus Perkuat Kepedulian Sosial dan_ - [mediamanado.com]](https://mediatotabuan.co/wp-content/uploads/2026/03/FireShot-Capture-246-Rawat-Kebersamaan-KKSS-Diminta-Terus-Perkuat-Kepedulian-Sosial-dan_-mediamanado.com_-300x178.png)
Comment