mediatotabuan.co, Bolmong – Gerakan Pemuda (GP) Ansor Bolaang Mongondow (Bolmong), turut hadiri acara penguatan moderasi beragama yang digelar FKUB setempat, dengan mematuhi protokol covid-19, Rabu (29/9).
Mewakili GP Ansor Bolmong, Farly Nantudju mengatakan kegiatan tersebut melibatkan ormas agama se Bolmong, yang digelar Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB), dengan protkes 3M.
Narasumber dalam kegiatan itu Kakanwil Kemenag Sulut Hi Anwar Abubakar, Kaban Kesbangpol Bolmong Ashari Sugeha dan Ketua FKUB Hj Ulfa Paputungan.
Nampak, kegiatan mematuhi protkes Covid-19, kursi diatur berjarak dan seluruh peserta wajib memakai masker.dalam penyampaiannya, Anwar mengatakan tegaknya moderasi beragama perlu dikawal bersama, sebab moderasi beragama bukan hal absurd yang tidak bisa diukur, karena secara empiris moderasi beragama dapat diukur dengan beberapa indikator.
“Pertama toleransi, kedua anti kekerasan, ketiga komitmen kebangsaan, dengan menerima Pancasila sebagai ideologi negara serta UUD 45 dan regulasi dibawahnya, berikut akomodatif atau menyesuaikan diri,” terang Anwar.
Sementara, Ashari dan Ulfa juga menegaskan pentingnya moderasi beragama untuk mempererat kerukunan antar umat beragama serta menjaga agar Negara terutama Bolmong, tidak terjebak dalam gesekan-gesekan yang menyebabkan perpecahan.
Farly mengatakan, sebagai peserta Ia pun mematuhi protkes Covid-19, memakai masker, dan duduk dengan jarak sekitar satu meter antar sesame peserta. Ia juga tak lupa membawa hand sanitizer agar tangan tetap steril.
“Peserta kegiatan harus mematuhi protkes 3M, dan MC selalu mengingatkan 3M saat awal acara dan selalu disampaikan selama kegiatan berlangsung,” aku Farly, Rabu (29/9).
Menurutnya, kegiatan seperti itu bergitu penting sehingga harus dihadiri, tapi karena masih dalam situasi pendemi Covid-19, maka wajib juga mematuhi 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.
“Sesama peserta kami saling berinteraksi, tapi tetap menjaga jarak,” kata Farly.
Iapun menyadari, bahwa mengubah perilaku disaat-saat mengikuti kegiatan seperti itu begitu penting selama Covid-19 masih ada. Kegiatan seperti itu harus disuport tapi, tetap juga mengikuti anjuran pemerintah soal kesehatan dan keselamatan.
“Harus ikuti anjuran pemerintah demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19, apabila kita ubah perilaku hidup sehat disaat pandemi ini, maka kita sudah turut dalam pencegahan,” katanya.
Usai kegiatan dilaksanakan juga foto bersama, namun MC mengingatkan tetap menjaga jarak.
Penulis: Fahmi Gobel






Comment