DPMD Boltim Ajukan 20 Desa Ikut Lomba Smart Village

mediatotabuan.co, Boltim – Sebanyak 20 Desa di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) diajukan ke Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) untuk mengikuti lomba Smart Village (Desa cerdas) tingkat nasional tahun 2022.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Boltim, Hendra Tangel mengatakan, 20 desa yang diajukan pihaknya merupakan perwakilan desa dari wilayah pesisir dan pegunungan.

“10 Desa kita ambil dari wilayah pesisir, sementara 10 lagi dari wilayah pegunungan,” kata Hendra, Senin (14/02).

Terkait keikutsertaan perlombaan ini kata Hendra, pihaknya juga sudah meminta desa-desa tersebut untuk menyiapkan segala sesuatu yang menjadi syarat perlombaan

“Kita sudah minta mereka untuk melakukan input data sesuai permintaan dari pusat. Termasuk proposal, menyiapkan operator desa dan surat pernyataan dari sangadi terkait kesiapan keikutsertaan lomba,” katanya.

Menurut Hendra, penentuan desa-desa yang diikut sertakan dalam lomba ini dilihat dari infrastruktur penunjang, seperti ketersediaan jaringan internet dan jaringan listrik di desa itu sendiri.

“Jadi dari 81 desa yang ada di Boltim, kita lihat pertama desa itu jaringan internet bisa masuk, karena perangkat yang akan diberikan kementerian itu membutuhkan jaringan, kemudian harus di topang dengan ketersediaan listrik tentunya,” katanya lagi.

Lanjut Hendra, kesiapan desa untuk menyiapkan operator desa untuk mengoprasikan perangkat yang nantinya akan diberikan pihak kementerian sangat penting.

“20 desa yang kami ajukan ini masih akan melalui tahap verifikasi dan hasilnya akan diumumkan pada 18 Februari mendatang. Harapan kami semuanya bisa lolos,” tutupnya.

Smart village atau desa cerdas didefinisikan sebagai desa yang mampu meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat melalui pemanfaatan teknologi dalam berbagai aspek pembangunan desa.

 

 

*

Comment