mediatotabuan.co, Bolmong – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong), melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), menggelar Focus Grup Discussion (FGD) terkait dengan Kawasan Industri Mongondow (Kimong), Jumat (18/03).
Kegiatan dengan tema “Kawasan Industri Mongondow (Kimong) sebagai pusat investasi potensial Sulut kerjasama Pemprov Sulut dan Bappeda Kabupaten Bolmong” ini, berkerjasama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut).
Agenda dilaksanakan di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Bolmong ini, dihadiri Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE, melalui Kepala Biro Perekonomian dan Sumber Daya Alam, Muhammad Lukman Lapadengan, staf ahli Gubernur diantaranya Gunawan Lombu, Firasat Mokodompit dan Dino Gobel, Bupati Bolmong Dra Hj Yasti Soepredjo Mokoagow melalui Asisten II Zainuddin Paputungan, Kepala Bappeda Bolmong Taufik Mokoginta, serta seluruh perwakilan pemerintah se-Bolmong Raya terutama dinas terkait.
Dalam sambutannya, Bupati Bolmong melalui Asisten II Zainuddin Paputungan mengatakan Kimong ke depan akan menjadi kawasan perekonomian strategis di Sulut
Untuk itu, Yasti meminta dukungan semua pihak agar rencana perencanaan Kimong ini dapat terealisasi dengan baik dan mampu merekrut tenaga kerja lokal.
“Ini akan menjadi sumber Pendapat Asli Daerah (PAD), membuka lapangan kerja, meningkatkan ekonomi masyarakat dan masih banyak lagi termasuk masyarakat akan mudah mendapatkan barang yang dihasilkan dari Kimong ini,” tutur bupati.
Selain itu, untuk mensukseskan rencana Kimong ini, daerah juga membutuhkan stabilitas Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).
Lanjutnya, Kimong juga nantinya akan memperhatikan semua aspek termasuk lingkungan.
“Terkait dengan limbah pabrik, kita akan berkomitmen memperhatikan lingkungan dan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL),” katanya sambil membuka FGD ini.
Sementara itu, Gubernur Sulut, Olly Dondokambey SE, melalui Kepala Biro Perekonomian dan SDA Pemprov Sulut, Muhammad Lukman Lapadengan mengatakan, Pemprov Sulut dibawah kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandow, mendukung penuh terlaksana rencana pembangunan Kimong ini.
“Kolaborasi dan sinergitas antara Pemerintah Bolaang Mongondow dan se-BMR dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, harus terus ditingkatkan,” ucapnya.
Diinformasikan, dari data yang berhasil dirangkum mediatotabuan.co, saat ini lahan yang tersedia untuk Kimong ada sekitar 1782 Hektar dengan nilai investasi sekitar
Rp 150 triliun dan mampu membuka lapangan kerja sekitar 30 ribu orang.
Penulis: Gito Simbala






Comment