mediatotabuan.co, Bolsel – Balap liar di jembatan Desa Milangodaa seakan menjadi tradisi buruk saat bulan Ramadhan. Warga sekitar merasa resah bahkan mengancam keselamatan pengendara maupun warga lainnya.
Diawal puasa 1 Ramadhan 1443 H/2022 M, sekelompok anak muda tengah asyik balapan sepeda motor liar yang digelar di jembatan panjang Desa Milangodaa, Kecamatan Tomini, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Minggu (3/04) usai sholat subhu.
Adrian Ladja warga Desa Tolutu, mengatakan balap liar itu sangat meresahkan warga sekitar, karena mengancam keselamatan pengendara yang melintasi jembatan terpanjang di Bolsel tersebut, maupun warga lain disekitarnya.
Menurutnya, balap liar di lokasi tersebut semacam telah menjadi tradisi anak muda saat bulan Ramadan. Kata Adrian, momentum yang seharusnya dimanfaatkan untuk menumpuk pahala, justru diselipkan aktivitas yang menggangu ketentraman dan membahayakan keselamatan.
“Balapan liar ini mesti segera ditindak, dalam hal ini oleh Kepolisian Sektor (Polsek) Posigadan,” ujarnya.
Adrian menuturkan, aktivitas balap liar saat bulan Ramadan ini tidak hanya dilakukan usai sholat subuh, biasanya juga saat menanti buka puasa.
“Kalau hanya kumpul-kumpul tidak ada masalah, yang penting tidak menggangu pengguna jalan lainnya. Ini justru menggelar balap liar,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Hubungan Masyarakat (Humas), Kepolisian Resor (Polres) Bolsel, Ipda Arnold Dien, mengaku belum mendapatkan informasi ihwal balap liar yang dilangsungkan pagi tadi di Jembatan Milangodaa tersebut.
“Belum dapat informasinya. Tapi kami secepatnya koordinasi dengan Polsek Posigadan,” singkatnya.
Penulis: Apriyanto Rajak






Comment