mediatotabuan.co, Bolmong – Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Ir Hi Limi Mokodompit MM, menghadiri kegiatan dua kementrian di kantor Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Selasa (24/05/2022).
Kegiatan dua kementrian itu yakni Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam) RI dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI.
Menariknya, agenda tersebut langsung dihadiri Menko Polhukam, Mahfud MD dan Mendagri, Tito Karnavian.
Selain itu, Gubernur Sulut, Olly Dondokambey SE, Wakil Gubernur Dra Steven O.E Kandow, Forkopimda Sulut, serta dihadiri seluruh pimpinan daerah se-Sulut.
Dalam sambutannya, Gubernur Sulut, Olly Dondokambey, mengucapkan selamat datang sekaligus terima kasih atas Kunjungan Bapak Menko Polhukam dan Bapak Mendagri bersama rombongan di Sulut.
Pada kesempatan itu, Olly mengatakan Provinsi Sulut memiliki luas wilayah 13.892,47 kilometer persegi, dengan berbagai macam potensi.
Lanjutnya, “Bumi Niyur Melambai” (julukan Provinsi Sulut), salah satu daerah di Indonesia yang berbatasan langsung dengan negara lain yakni Filipina.
Untuk itu menurutnya, Provinsi Sulut, merupakan salah satu garda terdepan bangsa, serta bagian dari security belt yang menjadi benteng untuk tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Berkat sinergitas yang terjalin baik sampai saat ini, Sulut dapat memainkan peran sebagai garda depan bangsa Indonesia. Itu ditandai antara lain dengan tidak adanya tindakan-tindakan transnasional yang membahayakan Negara, dan stabilitas keamanan di daerah yang terkendali Tentunya ini, besar karena kinerja, upaya dan dukungan semua unsur, di bawah arahan Menko Polhukam dan Mendagri,” tutur Olly
Sementara itu, dalam Menko Polhukam Mahfud MD mengatakan, kemerdekaan dan keutuhan NKRI bukan hadiah dari negara penjajah.
“Kemerdekaan Indonesia, bukan karena hadiah. Tapi direbut dengan pengorbanan baik tenaga, darah bahkan nyawa. Maka keutuhan NKRI adalah mutlak kita pertahankan,” kata mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini.
Penulis:*Gito Simbala






Comment