Bahas Inflasi, Pj Bupati Bolmong Rakor Bersama Mendagri

mediatotabuan.co, Bolmong – Pejabat (Pj) Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong) Ir Limi Mokodompit MM, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) via virtual, Senin (31/10/2022).

Agenda yang dilaksanakan di ruang kerja Bupati Bolmong ini, diikuti Kapolres Bolmong, Dandim 1303 Bolmong, Kepala Kejaksaan Negeri Kotamobagu, dan sejumlah pejabat teras dijajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmong.

Pj Bupati Bolmong, Ir LImi Mokodompit MM dan TPID, saat megikuti rapat secara virtual dengan Mendagri. (Foto: Diskomifo Bolmong)

Rapat tersebut juga diikuti sejumlah kementerian dan lembaga seperti Badan Pusat Statistik (BPS), Badan Pangan Nasional (BPN), dan seluruh pemerintah daerah se-Indonesai.

Kegaitan ini membahas evaluasi dalam pencegahan perkembangan inflasi di daerah, dan kabarnya Rakor Pengendalian Inflansi tersebut akan di adakan setiap hari Senin pukul 08.00 WIB dari tanggal 24 Oktober hingga 26 Desember 2022 mendatang.

Pj Bupati Bolmong, Ir Limi Mokodompit MM, saat memimpin rakot TPID di ruang kerjanya. (Foto: Diskominfo Bolmong)

Dalam Rakor yang dipimpin lansung Mendagri, Tito Karnavian, menyampaikan sejumlah poin-poin penting terkait langkah-langkah kongkrit untuk mengatasi terjadinya inflasi di daerah sebagaimana arahan Presiden Republik Indonesia (RI), Ir Hi Joko Widodo.

“Pemerintah daerah diminta untuk mengoptimalkan Tim Pengendalian Inflasi Daerah untuk memonitor harga bahan pokok di pasar-pasar tiap hari,” ujar mantan Kepolri ini.

“Kolaborasi ini dilakukan dengan membuat sistem penggunaan energi yang tepat sasaran serta mencukupi ketersediaan bahan pangan di daerah,” tambahnya.

Pj Bupati Bolmong dan TPID, saat mengikuti pembukaan Rakor. (Foto: Diskomifo Bolmong)

Sementara itu, Pj Bupati Bolmong, Ir Limi Mokodompit MM, mendukung penuh program pemerintah pusat terutama terkait dengan pengenddalin inflasi ini.

“Pemkab Bolmong sangat mendukung kegiatan ini sebagai upaya agar kepala daerah dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan menjaga stabilitas harga, dan meningkatkan sektor pertanian sebagai kontribusi pergerakan pertumbuhan ekonomi,” tukasnya.

Advetorial/Gito Simbala

Comment