mediatotabuan.co, Bolsel — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) meninjau langsung lokasi Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di hulu Tobayagan, Kecamatan Pinolosian Tengah (Pinteng), Senin (12/6).
Saat meninjau lokasi PETI tersebut, pihak DPRD didampingi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bolsel, Camat Pinolosian Tengah, pemerintah Desa Tobayagan, TNI-Polri dan Satpol-PP.
“Melihat langsung lokasi PETI ini adalah upaya kami untuk merespon aspirasi penolakan dari masyarakat terkait dengan tambang ilegal ini,” kata Ketua DPRD Bolsel, Arifin Olii.
Namun, ia mengungkapkan, sesampainya di lokasi PETI hulu Tobayagan, DPRD dan para rombongan tak menjumpai aktivitas pertambangan Ilegal tersebut, baik itu para pekerja maupun alat berat.
“Di lokasi PETI sepi. Tak ada satu orang pun. Kami tak disambut,” ujar Arifin.
Arifin menegaskan, meski DPRD Bolsel tidak memiliki kewenangan untuk menutup aktivitas PETI di hulu Tobayagan, namun akan berupaya mencari solusi ihwal masalah ini.
“Setelah ini kami laporkan ke Polres Bolsel terkait dengan aktivitas PETI di hulu Tobayagan,” tandasnya.
Sebagai informasi pihak DPRD Bolsel sebenarnya telah dua kali memanggil pihak PETI tersebut melalui rapat dengar pendapat bersama dengan masyarakat Tobayagan, akan tetapi mereka selalu mangkir.***






Comment