Persin Sinindian Susul Minsel dan BMM ke Semifinal

mediatotabuan.co, Kotamobagu – Tim sepak bola Persin Sinindian, melaju ke putaran Semi Final usai mengalahkan WEL dengan skor 2-1 di putan delapan besar Walikota Cup Tahun 2023 di Stadiun Nunuk Kelurahan Matali, Kecamatan Kotamobagu Timur, Senin (03/07/2023).

Masuknya Persin Sinindian di putaran empat besar ini, menyusul dua tim lainnya yakni LE Minsel dan Bintang Mudah Matali (BMM) yangtelah tersebih dahuli menyegel tempat.

Sedangkan untuk melengkapi empat tim yang akan berlaga di Semi Final Walikota Cup 2023 tersebut, masih akan menunggu pertandingan yang mempertemukan Diktra Prima Pombundayan Vs Bhayangkara FC, Selasa (04/07/2023) esok.

Pertemuan Persin Sinindinan Vs WEL ini, bisa disebut sebagai Derby Sinindian, karena sekitar enam pemain Persin termasuk sejumlah official Tim WEL adalah pemain dan mantan pemain Persin.

Kendati unggul penguasaan bola lewat aliran bola duet jangkar Budi Lasena dan Erdin Dali, namun Persin tak bisa memaksimalkan peluang yang ada. Harianto “Tutun” Panto masih melanjutkan trend buruk di babak gugur.

Serbuan Robin Nento dan Randa “Onong” Makalalag pun tak terlalu gereget untuk menembus pertahanan WEL yang digalang Christian Marco Lundungan dan Wiwid.

Hanya berkat kejelian Hopni Hontong, anak asuh Firman Usman (Firus) ini bisa unggul cepat di babak pertama.

Lewat dwigolnya pemain yang akrab disapa Opo itu juga langsung melejit di daftar pencetak gol terbanyak dengan enam gol.

Di babak kedua, bukannya membaik, Persin malah melempem dan terkesan ingin main “aman”. Puas dengan keunggulan dua gol. Alhasil WEL sedikit bisa mengimbangi.

Legenda Persin, Reydi Ginoga yang kali ini melawan klub yang dicintainya, bisa memimpin kawan-kawannya mencegah Persin dominan dan mengacak-acak pertahanan Ucok Karim, Hamza Cs. Malah sesekali serangan WEL yang berseragam merah, memanfaatkan akselerasi Richat Kilapong kerap merepotkan Chairul Rifan dan Andre “Kabelos” Karundeng.

Pergantian pemain yang dilakukan pelatih Firus, dengan memasukan Timan Kadullah, Ali Topan Mokoagow dan Arafah Bandu sedikit memperbaiki arus serangan Persin.

Namun pergantian pemain WEL, khususnya kiper, dari Anshar ke Bimo Mokoagow, juga ampuh bagi mereka. Kiper Persin itu beberapa kali sukses menghalau peluang emas klub induknya.

Memasuki menit akhir, pemain lain yang lama memperkuat Persin, Demsi Pioh akhirnya menciptakan gol konsolasi.

Kendati Derbi Sinindian, namun atmosfer panas tetap berlangsung. Bak “Derbi Barceloni” antara Barca melawan Espanyol di La Liga. Panas lewat benturan dan sikutan, seperti sikut Demsi pada Robin Nento, dua sahabat rasa saudara. Namun selesai pertandingan kedua kubu kembali akur seperti tak terjadi apa-apa.

Manajer Persin Randy Suratinoyo berucap syukur pihaknya bisa menembusi semifinal. Kendati menyatakan tak puas dengan permainan klubnya secara keseluruhan.

“Namun ini turnamen. Dalam turnamen, ada tren naik dan turun performa. Semoga di babak krusial nanti performa anak-anak akan makin meningkat, khususnya semifinal dan Insyaa Allah final,” kata pemilik kedai kopi R&F itu.

Dari pihak WEL, yang ditukangi Anjas Ambarak menyampaikan puas dengan penampilan WEL.

“Malah kalau waktu masih panjang, kami yakin masih bisa mengalahkan Persin,” kata legenda Persibom yang juga lama memperkuat klub kebanggaan masyarakat Sinindian itu. Juara Walikota Cup edisi ketiga ini akan menunggu pemenang antara Diktra Prima melawan Bhayangkara.

Penulis: ABG/Gito Simbala

Comment