mediatotabuan.co, Kotamobagu – Pemerintah Kota ( Pemkot) Kotamobagu, melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), mengimbau untuk mewaspadai musim kemarau termasuk kebakaran.
Pasalnya menurut Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kotamobagu, Asrianty ST MM, imbauan ini dikeluarkan berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sulawesi Utara (Sulut) tentang adanya peringatan dini akan kekeringan.
“Sebagaimana data dari BMKG Sulawesi Utara, bahwa delapan (8) dari sepuluh (10) zona akan memasuki musim kemarau,” kata Asrianty, selasa (05/09/2023).
Namun kata Asrianty, Kota Kotamobagu tidak masuk dalam data daerah yang mengalami deret hari tanpa hujan secara berturut-turut.
Langkah imbauan ini kata Asrianty, merupakalan salah satu bentuk mengantisipasi jika Kota Kotamobagu masuk diwilayah mengalami deret hari tanpa hujan secara berturut-turut.
“Ini bagian dari langkah antisipasi atau bentuk pengcegahan,” tukasnya.
Penulis: Gito Simbala
Tujuh poin-poin imbauan BPBD Kotamobagu:
- Selalu gunakan sumber daya air secara efektif dan efisien.
- Tanam pohon sebanyak mungkin
- Membuat penampungan air hujan sesuai dengan kondisi lingkungan.
- Membuat resapan air dengan tidak menutup permukaan tanah dengan keramik atau semacamnya.
- Saat terjadi kebakaran hutan dan lahan di wilayah masing-masing segera hubungi pihak terkait (BPBD dan Damkar).
- Jika kebakaran hutan dan lahan mengancam wilayah yang dihuni oleh masyarakat, evakuasi segera dari area tersebut.
- Berpartisipasi dalam upaya pemadaman dengan bantuan alat seperti APAR, Ember dan alat lainnya.
(Sumber Data: BPDB Kotamobagu)






Comment