Pj Bupati Bolmong Salurkan CPP dan Resmikan Tiga Lumbung Pangan Masyarakat

mediatotabuan.co, Bolmong – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong), melalui Dinas Ketahaan Pangan (DKP), menyalurkan bantuan pangan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) Tahap Dua (2) Tahun 2023 kepada 18.031 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), sekaligus peresmian tiga (3) Lumbung Pangan Masyarakat (LPM) bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2022, Jumat (22/09/2023).

Pemyaluran bantuan pangan CPP dan peresmian tiga LPM oleh Pejabat (Pj) Bupati Bolmong, Ir Limi Mokodompit MM ini, dipusatkan di Desa Konarom, Kecamatan Dumoga Tenggara.

Pj Bupati Bolmong, Ir Limi Mokodompit MM, saat memberikan sambutan seklagus arahan. (Foto: Irfan)

Dalam sambutannya, Kepala DKP Bolmong, I Wayan Mudyasa SPd MPd mengatakan, Penyaluran bantuan ini, berdasarkan rapat internal dengan Presidun RI, pada tanggal 2 Maret 2023, mengenai kebijakan sosial dalam bentuk beras dan surat BAPENAS No. 82/Ts.03.03/K/2023tentang penyaluran CPP dalam rangka pemberian batuan pangan.

“Ada 18.031 KPM di Kabupaten Bolaang Mongondow yang menerima bantuaan pangan CPP. Per KPM-nya mendapat 30 kilogram (Kg). jadi totalnya 18.031 x 30 = 540.930 kg beras,” kata Wayan Mudiyasa.

Pada kesempatan tersebut, I Wayan Mudyasa juga menjelaskan terkait dengan persemian tiga LPM milik Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan).

Menurutnya, Lumbung Pangan Masyarakat milik tiga Gapoktan yang bersumber dari dana DAK Tahun 2022 ini, telah siap untuk diresmikan.

Pj Bupati Bolmong, Ir Limi Mokodompit MM, saat menandatangani papan nama tiga LPM milik Gapoktan. (Foto: Gito Simbala)

“Kegitanya Gapoktan tersebut yakni Gapoktan Gogaluman Desa Konarom, Kecamatan Dumoga Tenggara; Gapoktan Maesa Desa Ibolian, Kecamatan Dumonga Tengah; dan Gapoktan Kayoyang Desa Solimandungan Satu, Kecamatan Bolaang, dengan total anggaran sebesar Rp 3 Miliar, untuk pembangunan fisik, pengadaan alat Rice Milling Unit (RMU), serta Bed Dryer,” tuturnya.

Sementara itu, Pj Bupati Bolmong, Ir Limi Mokodompit MM, dalam sambutannya mengatakan, penyaluran bantuan beras CPP ini merupakan program prioritas pemerintah dalam upaya meringankan beban masyarakat.

Menurutnya, hal ini bertujuan untuk mengurangi beban penerima bantuan pangan dan sebagai upaya untuk mengurangi kerawanan pangan, kemiskinan, stunting dan gizi buruk dan lainnya.

“Ini juga untuk mengembangkan lembaga pangan masyarakat untuk meningkatkan cadangan pangan yang dikelolah masyarakat melalui pemberdayaan kelembagaan pangan masyarakat secara berkelanjutan,” tutur Limi.

Pj Bupati Bolmong, Ir Limi Mokodompit MM, saat mengunting pita secara simbolis tanda LPM diresmikan. (Foto: Gito Simbala)

Bantuan pangan CPP tersebut juga merupakan program bantuan dari Badan Pangan Nasional dalam rangka melakukan antisipasi, mitigasi, dan pelaksanaan keperluan yang ditetapkan Pemerintah.

“Kami ucapkan rasa terima kepada pemerintah pusat dalam hal ini, Presiden Joko Widodo. Bantuan ini tentunya ini dapat membantu meringankan beban warga masyarakat Bolmong,” ujar Bupati.

Pada kesempatan itu, Pj Bupati Bolmong dua periode ini juga memberikan apresiasinya kepada Bulog Sub Divre Bolmong, DKP Bolmolng, serta Dinas Sosial (Dinsos) Bolmong.

“Beras yang disalurkan berjenis premium, bagus dan pasti sudah sesuai standar untuk disalurkan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Pj Bupati Bolmong, Ir Limi Mokdompit MM dan rombomngan, saat meninjau peralatan LPM. (Foto: Gito Simbala)

Usia memberikan sambutan, Pj Bupati Bolmong didampingi Kepala DKP dan Dinsos Bolmong, menandatangai prasasti peresmian LPM milik tiga Gapoktan dan secara simbolis menguting pita LPM di Desa Konarom, Kecamatan Dumoga Tenggara dan meninjau langsung Lumbung Pangan tersebut.

Hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya, Asisten II Bolmong, Zainudin Paputungan; Staf Ahli, Abdul Latif; Staf Khusus Bupati; Ketua KNPI Bolmong, Faramitha Mokodompit; para pimpinan OPD Pemkab Bolmong, camat serta kepala desa.

Selain itu, turut hadir juga mewakili Kepala Perum Bulog Cabag Bolmong, PT Pura Baru Tama Kudus, Dandramil, para pengurus Gapoktan, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, para petani dan masyarakat.

Advetorial/Gito Simbala

Comment