mediatotabuan.co, Bolmong – Penjabat (Pj) Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong), Ir Limi Mokodompit MM, meletakan batu pertama pembangunan Pastori Gereja Masehi Injili di Bolaang Mongondow (GMIBM) Pniel Siniyung, Kecamtan Dumoga, Jumat (27/10/2023).
Peletakan batu pertama ini, diawali dengan dengan Ibadah oleh Jemaat GMIBM Pniel Siniyung yang dipimpin Ketua Badan Pengurus Sinode (BPS) GIMBM, Pendeta Fekky W Kamasaan MTh.
Dalam sambutannya, Pj Bupati Bolmong dua periode ini, mengajak seluruh Jemaat GMIBM Pniel Siniyung untuk mendoakan dan bekerja sama agar pembangunan Pastori ini berjalan baik.
“Topangan seluruh jemaat sangat penting dalam pembangunan seperti ini. Dan selaku pemerintah, tentu terus mensuport setiap pembangunan positif seperti ini,” kata Limi Mokodompit.
Sementara itu, Sekretaris BPS GMIBM, Pdt Jemy Tangkere MTh menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Pj Bupati Bolmong dan rombongan yang telah hadiri pada kegaitan tersebut.
“Terima kasih diucapkan kepada Pemkab Bolmong, Pak Bupati yang sampai saat ini terus menopang kegiatan dan program GMIBM. Mari kita selaku jemaat terus bersama mendukung program pemerintah dalam memajukan daerah untuk kesejahteraan masyarakat,” ucap Tangkere.
“Atas nama seluruh Jemaat GMIBM Pniel Siniyung mengucapkan terima kasih atas perhatian dan dukungan terhadap program kami. Mulai dari dana hibah Pemerintah untuk pembangunan Pastori sebesar 20 juta rupiah, ditambah lagi dengan sumbangan pribadi sebesar 10 juta rupiah hari ini. Benar-benar membantu, Tuhan kiranya memberkati Pak Bupati, dan Pemerintahan terus berjalan baik,” ucap Ketua Badan Pengurus Majelis Jemaat (BPMJ) GMIBM Pniel Siniyung, Pdt Olga Gau.
Sekadar informasi, selain peletakan batu pertama pembangunan Pastori GMIBM Pniel Siniyung ini, Pj Bupati juga membuka resmi Pelatihan Pengurangan Resiko Bencana, yang dilaksanakan oleh BPS GMIBM di Gereja GMIBM Pniel Siniyung.
Turut hadir, jajaran BPS GMIBM, sejumlah Kepala OPD lingkup Pemkab Bolmong, Ketua BPMJ dan Majelis Jemaat GMIBM Pniel Siniyung, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jemaat GMIBM Pniel Siniyung.
Penulis: Gito Simbala






Comment