mediatotabuan.co, Kotamobagu – Hingga triwulan III Tahun 2024, serapan realisasi Alokasi Dana Desa (ADD) di 15 desa yang tersebar di emapt kecamatan di Kota Kotamobagu terbilang rendah.
Tercatat, rata rata capaian realisasi masih di bawah 31 persen dari Rp 40.459.644.900,00 untuk tahun 2024. Hal ini, jika tidak digenjot maka diperkirakan akan berdampak pada molornya kegiatan dan program Pemdes yang bersumber dari ADD.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kota Kotamobagu, Drs Hi Tedy Makalalag, melalui Kabid Pemberdayaan, Keuangan dan Aset Desa, Fahrin Ambaru mengimbau kepada pemerintah desa yang tersebar di empat kecamatan di Koa Kotamobagu, agar lebih proaktif dalam memacu pengelolaan ADD.
Fahrin mengungkapkan, data per Juni menunjukkan realisasi ADD berkisar 20,7 persen hingga 31,6 persen. Angka ini menggambarkan proses perencanaan dan pelaksanaan program desa yang sedang berjalan.
Ia pun memahami bahwa setiap desa memiliki dinamika dan tantangan sesuai karakteristik setempat, namun optimis bahwa dengan upaya bersama, realisasi ADD akan meningkat signifikan di semester kedua.
“Fokus kami adalah memastikan setiap rupiah ADD digunakan secara efektif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, evaluasi dan monitoring juga dilaksanakan secara berkala untuk memastikan serapan anggaran sesuai dengan rencana penggunaan anggaran yang telah disusun diawal tahun,” tandasnya.
Penulis: */Gito Simbala






Comment