Jembatan Ambruk di Solog, Jalan Ditutup 15 Jam, Pemkab Bolmong Sediakan Jalur Alternatif

Bolmong – Salah satu jembatan di jalan Trans Sulawesi tepatnya di Desa Solog, Kecamatan Bolaang, Kebupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), mengalami amblas, Jumat (16/05/2025) dini hari.

Akibatnya, sejumlah kendaraan tidak bisa melewatinya dan tertahan serta terjadi kemacetan di lokasi amblasnya jembatan tersebut.

Menyikapi hal tersebut, Bupati Bolmong, Yusra Alhabsyi langsung menghubungi Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sulut, untuk berkoordinasi terkait kejadian tersebut dan meminta untuk segera diperbaiki atau minimal membuat jembatan darurat agar arus kendaraan kembali normal.

Bahkan, mantan Ketua GP Ansor Sulut ini, didampingi Perwakilan BPJN Sulut, meninjau lokasi jembatan amblas tersebut, Sabtu (17/05/2025) pagi.

Pininjauan tersebut, untuk memastikan proses perbaikan berjalan sesuai rencana, mengingat jalan tersebut merupakan akses vital bagi masyarakat dan merupakan bagian dari jalan nasional.

“Kami turun langsung untuk memastikan bahwa proses perbaikan segera dilakukan, agar masyarakat dapat kembali menggunakan jalan ini dengan aman dan lancar,” ujar Bupati Bupati Bolmong, Yusra Alhabsyi.

Pada kesempatan itu, Ketua DPW PKB Sulut ini, memohon maaf kepada para penguna jalan atas rencana penutupan sementara jalan tersebut karena akan diperbaiki.

“Jalur ini untuk sementara akan ditutup selama kurang lebih 15 jam. Penutupan ini dilakukan demi keselamatan pengguna jalan dan kelancaran proses perbaikan,” ucapnya.

Lanjutnya, meskipun jalan tersebut ditutup sementara guna perbaikan dan menghindari terjadinya hal yang tidak diinginkan, Pemkab Bolmong, telah menyiapkan jalur alternatif agar kedanraan dapat kembali melanjutkan perjalanannya.

“Jalur alternatif tersebut akan diarahkan melalui jalan desa dan kecamatan di sekitar lokasi untuk mengurangi kemacetan serta memastikan arus lalu lintas tetap berjalan dan kami telah berkoordinasi dengan pihak terkait termasuk kepolisian dan dinas teknis untuk pengaturan lalu lintas dan percepatan penanganan,” tuturnya.

Untuk itu, ia mengimbau Kerjasama dari semua pihak terutama para penguna jalan tersebut agar dapat megikuti arahan dari petugas.

“Saya mengimbau para penguna jalan khususnya pengendara kedaraan yang akan melintas dijalur alternatif, untuk mengikuti arahan petugas di lapangan,” imbaunya.

Salain itu, Yusra Alhabsyi juga meminta kepada masyarakat untuk tetap waspada dan bersabar selama proses perbaikan berlangsung.

“Kerusakan jalan tersebut disebabkan oleh ambruknya gorong-gorong dan kondisi tanah yang labil setelah intensitas hujan tinggi beberapa hari terakhir,” ungkapnya.

“Saya juga ajan terus memantau dan memastikan proses perbaikan jembata yang ambruk tersebut berjalan dengan baik,” tukasnya.

Penulis: Gito Simbala

Comment