Bolmong – Wakil Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Dony Lumenta, melepas keberangkatan truk pengangkut bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) untuk alokasi Juni dan Juli 2025, Kamis (24/07/2025).
Peluncuran truk pengangkut CPP berupa beras untuk 15.784 kepala keluarga penerima manfaat ini, dilaksanakan di halaman Kantor Sekretariat Daerah (Setda) Bolmong.
Dalam kegiatan tersebut, turut dihadiri Ketua DPRD Bolmong Toni Tumbelaka, unsur Forkopimda, para asisten dan staf ahli, serta perwakilan dari Bulog Pusat dan Bulog Sub Divre Bolmong.
Menurut Wakil Bupati Bolmong, Dony Lumenta, penyaluran CPP merupakan langkah strategis pemerintah daerah untuk mengatasi lonjakan harga pangan serta bagian dari mengedalikan inflasi.
Ia menilai terjadinya lonjakan harga pangan terutama beras ini, bukan hanya terjadi di wilayah Kabupaten Bolmong. Namun, hanpir semua daerah di Indonesia.
“Ini disebabkan masa panen petani yang tidak seragam. Ini bukan hanya terjadi di Bolmong, tapi juga di banyak daerah lain di Indonesia,” kata Dony Lumenta.
Mantan anggota DPRD Bolmong 2014-2019 ini berharap, manfaat dari program CPP ini, dapat dirasakan mereka penerima manfaat serta dapat menekan lonjakan harga pangan khususnya beras di wilayah Bolmong.
“Sangat penting terkait dengan data penerima manfaat agar bantuan tepat sasaran dalam penyaluran,” ujarnya.
Untuk itu, dirinya meminta kepada para camat terutama kepala desa dan perangkatnya, untuk mengawal penyaluran bantuan CPP ini agar tepat sasaran.
“Data penerima manfaat berasal dari Kementerian Sosial. Untuk itu, saya minta seluruh camat dan sangadi menjadi garda terdepan dalam memastikan distribusi ini tepat sasaran sesuai data,” pintahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Bolmong, I Wayan Mudiyasa mengatakan, jika program bantuan CPP ini, akan disalurkan ke 200 desa dan 2 kelurahan yang tersebar di 15 kecamatan di wilayah Kabupaten Bolmong.
“Total penerima manfaat di Kabupaten Bolmong berjumlah 15.784 Kepala Keluarga dan setiap runah tangga atau keluarga menerima 20 kilogram beras untuk dua bulan, yakni Juni dan Juli,” kata Wayan Madiyasa.
“Jadi total volume CPP yang disalurkan untuk dua bulan ini, mencapai 315.680 kilogram,” tambahnya.
Penulis: Gito Simbala






Comment