KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota Kotamobagu, hingga saat ini masih mengaktifkan layanan panggilan darurat untuk masyarakat umum.
Menariknya, layanan ini bila dihubungi melalui ponsel warga, akan tersambung ke operator di Dinas Kominfo Kotamobagu.
Bahkan, layanan ini bersifat gratis tak ada biaya, hanya dengan menekan angka 122.
Menurut Kepala Dinas Kominfo Kotamobagu, Mohamad Fahri Damopolii, layanan ini sudah lama.
“Coba tekan 122, maka akan langsung terhubung,” kata Fahri, saat di ruang kerjanya, Jumat (01/7/2025).
Baca Juga: Ini Harapan Warga Kotamobagu Usai Sertijab Kasatreskim
Ia menjelaskan, layanan ini memang sengaja dibuat untuk melayani kondisi darurat di Kotamobagu.
Pemkot Kotamobagu berharap, layanan ini akan memudahkan warga apabila terjadi situasi darurat.
“Contoh bila akan bencana alam longsor, warga bisa langsung hubungi layanan darurat, nanti operator akan sambungankan ke instansi teknis,” kata Farli.
Selain itu, di beberapa titik di wilayah Kotamobagu juga masih terpasang CCTV aktif.
Ia menyebut diantaranya di segita tiga taman Mongkonai, terdapat satu titik CCTV.
“Di pusat kota juga masih aktif, dan beberapa lokasi lain,” kata Farli.
Ia mengakui, bilamana belum semua titik di Kotamobagu terpasang CCTV.
Tapi kedepan ia berharap, semua titik di Kotamobagu sudah terpasang alat pemantau digital ini.
“Karena beberapa kejadian bisa dilihat langsung dari CCTV milik Kominfo,” kata Farli lagi/
Maka, ia mengimbau kepada warga Kotamobagu, bisa gunakan layanan 122 atau CCTV Kominfo bila ada kejadian.
“Silahkan, bisa diakses, apalagi kalau keadaan darurat,” imbuhnya.***






Comment