Dukung Program Wali Kota Kotamobagu, TP-PKK Kotamobagu Gelar Pemilihan Duta Remaja 2025

KOTAMOBAGU – Pemerintah Kotamobagu, berkolaborasi dengan TP PKK, dalam upaya menekan angka stunting di wilayah ini.  

Sebelumnya juga Wali Kota Kotamobagu, dr. Weny Gaib SpM, sempat bmembuka kegiatan Sosialisasi Deteksi Dini dan Penanganan Stunting oleh TP PKK Kamis (19/6/2025) lalu.

Hal ini diseriusi Ketua Tim Penggerak PKK Ny. Rindah Gaib Mokoginta, S.E., M.Ec.Dev, dengan kegiatan Pemilihan Duta Stunting Remaja Kota Kotamobagu 2025.

Rindah Gaib  membuka kegiatan yang berlangsung Aula Kantor Wali Kota Kotamobagu, Jumat (29/8/2025). 

Dalam pemaparannya, Rindah Mokoginta, tantangan saat ini adalah kualitas sumber daya manusia dalam penanganan stunting.

Sebab masalah stunting bukan hanya kondisi kesehatan anak hari ini, tapi juga masa depan dari generasi yang ada.

Rindah Mokoginta, saat membuka kegiatan Pemilihan Duta Stunting Remaja Kota Kotamobagu , Jumat (29/8/2025).

“Salah satu tantangan besar dalam upaya untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia,” kata Rindah Mokoginta.

“Permasalahannya bukan hanya kondisi kesehatan anak hari ini, tapi masa depan generasi kita,” ujar Rindah Mokoginta.

Sehingga, upaya pencegahan stunting sangat dibutuhkan niat yang kuat, komitmen berkelanjutan dan dukungan semua stakeholder.

“Upaya pencegahannya peran aktif dan dukungan serta perhatian serius dari seluruh elemen masyarakat,” kata Rindah Gaib.

Termasuk katanya lagi adalah generasi muda, karena peran remaja sangat penting dalam pencegahan stunting.

“Sebab remaja saat ini adalah calon orang tua dimasa depan, sehingga pengetahuan dan kebiasaan mereka menentukan kualitas generasi yang lahir di masa mendatang,” ungkapnya.

Maka dengan kegiatan seperti ini adalah salah satu upaya menstimulus kepada remaja, untuk mendapatkan pengetahuan dan informasi.

Menurutnya lagi, pemilihan Duta Stunting Remaja Kota Kotamobagu 2025 ini, bukan hanya sekadar kompetisi semata, tapi bentuk ikhtiar.

“Agar bagaimana membentuk remaja-remaja yang tidak hanya cerdas, namun juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi,” tambahnya.

Sekaligus kata Rindah Mokoginta, gerenasi muda saat ini dapat menjadi teladan dan menjadi motor penggerak di tengah-tengah keluarga dan masyarakat.

“Sehingga tercipta kolaborasi dalam dalam upaya pencegahan stunting,” imbuh Rindah Mokoginta.

Ia berharap, bagi Duta Stunting Remaja yang terpilih, mampu menjadi duta yang mengedukasi teman sebaya tentang pentingnya menjaga kesehatan.

“Termasuk mengonsumsi makanan bergizi, serta bagaimana menerapkan pola hidup bersih dan sehat,” imbuhnya lagi.

Selain itu juga diharapkan dapat menjadi motivator yang menularkan semangat hidup sehat dilingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat luas.

Hadir mendampingi, Sekretaris TP PKK Kota Kotamobagu, Ny. Resty A Mangkat Somba SSos MH dan jajaran PKK Kotamobagu.

Nampak juga Sekretaris TP PKK Provinsi Sulawesi Utara, Ny. Sherly Mewengkang Nayoan.

Perwakilan Pemkot Kepala Dinas Kesehatan Kota Kotamobagu, dr. Wahdania L Mantang, Kepala Dinas PP dan KB Kota Kotamobagu, Ahmad Yani Umar SE.

Juga pengurus TP PKK Provinsi Sulawesi Utara, Pengurus TP PKK Kota Kotamobagu, serta para peserta Pemilihan Duta Stunting Remaja Kota Kotamobagu 2025.***

Comment