Dihadapan Weny dan Rendy, Pangdam XIII Merdeka: Kawal Bonus Demografi, Ini Penjelasannya

KOTAMOBAGU – Panglima Kodam XIII Merdeka Mayjen TNI Suhardi SIP, mengingatkan pentingnya persatuan menghadapi tantangan besar bangsa.

Ia menyampaikan bonus demografi yang akan terjadi tahun 2030 harus dijaga agar membawa keuntungan nasional.

Penyampaian ini saat ia bersama Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah XIII/Merdeka, Ny. Evi Suhardi, berkunjung di Rudis Wali Kota Kotamobagu, Rabu (24//9/2025).

Saat itu Mayjen Suhardi, disambut Wali Kota Weny Gaib, Wawali Redy Virgiawan Mangkat, serta jajaran Pemkot Kotamobagu.

Menurut Mayjen Suhardi, sejarah bangsa memberi pesan moral seperti teladan Jenderal Sudirman yang selalu mengutamakan persatuan rakyat.

“Baik, tapi tidak selalu sama dalam satu kutub. Semua pasti atas seizin Allah,” katanya.

Ia menekankan, perjalanan bangsa harus dipandang sebagai pelajaran, bukan konflik berkepanjangan yang melemahkan generasi muda.

“Kita tidak boleh lupa, di hadapan kita ada tantangan besar yang harus dilewati,” ujarnya.

Mayjen TNI Suhardi SIP, mengingatkan pada tahun 2025 bangsa ini semakin dekat dengan momentum bonus demografi.

Ia berharap masyarakat mampu mengawal periode emas 2030 agar mengantarkan Indonesia menuju kejayaan di 2045.

“Mudah-mudahan kita bisa wujudkan Indonesia emas 2045 dan mendapat ridho Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” katanya.

Ia menambahkan, kunci keberhasilan ada pada dukungan rakyat terhadap pemimpin serta niat baik bangsa Indonesia.

“Yang ada adalah kita dukung pemimpin kita, dukung niat baik bangsa ini,” ungkapnya.

Menurutnya, cita-cita mewujudkan Indonesia emas 2045, merupakan tanggung jawab bersama seluruh rakyat dan generasi muda.

“Pesan tadi mari kita bersatu eratkan ikatan sapu NKRI sehingga menghadapi tantangan dengan kuat,” tegasnya.

Ia mengingatkan, setiap hambatan dan gangguan yang muncul bisa dihadapi selama masyarakat tetap bersatu.

“Kalau memang itu terjadi kita tetap bersatu menghadapinya, sehingga bisa mengatasinya,” kata Pangdam.

Mayjen TNI Suhardi SIP, menegaskan persatuan akan membawa bangsa lebih maju menuju cita-cita Indonesia emas.

Pada kesempatan itu, ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat terkait pengabdian prajurit.

“Atas nama jajaran Kodam XIII Merdeka, saya mohon maaf bila ada kekurangan,” ucapnya.

Ia mengakui, mungkin ada hal yang belum sesuai harapan masyarakat selama para prajurit bertugas.

Namun, ia berharap doa masyarakat agar prajurit tetap konsisten dalam menjalankan pengabdian untuk bangsa.

“Mudah-mudahan mereka kembali ke rel yang lebih baik untuk membangun negeri kita bersama,” jelasnya.

Ia menegaskan, tugas prajurit Kodam XIII Merdeka adalah mendukung terciptanya Indonesia yang maju dan sejahtera.

“Indonesia emas 2045 adalah cita-cita kita semua, menjadi bonus bagi generasi penerus bangsa,” tandasnya.***

Comment