Bolmong – Jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong), ikut prihatin dengan kejadian bencana alam berupa banjir di Desa Muntoi, Nonapan dan Wineru yang terjadi sekitar Rabu (29/10/2025).
Bupati Bolmong, Yusra Alhabsyi pun bergerak cepat. Tak berselang satu hari, Bupati meninjau lokasi banjir bandang di Desa Muntoi, Kecamatan Passi Barat, dan segera menetapkan status darurat bancana, Kamis (30/10/2025).
Bahkan, Bupati Bolmong, meminta semua pimpinan dan staf dimasing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di jajaran Pemkab Bolmong, untuk mengambil peran ikut membantu wargaa yang terdampak musibah, termasuk mengumpulkan bantuan berupa makanan, air bersih dan sebagainya.

Tepatnya, pada Sabtu (01/11/2025), jajaran Pemkab Bolmong, berbondong-bondong, menyalurkan bantuan kepada warga tertimpah musibah. Bahkan Bupati Bolmong, meninjau langsung lokasi banjir di Desa Nonapan dan Wineru, Kecamatan Poigar.
Selain itu, sejumlah desa di sekitar Desa Nonapan dan Wineru, terutama memiliki aliran Sungai, juga ikut ditinjau Bupati Bolmong bersama rombongan untuk mencari tahu dan memetahkan penyebab banjir.
Sementara itu, Wakil Bupati Bolmong, Dony Lumenta, didampingi Sekretaris Daerah (Sekda), Abdullah Mokoginta, berserta sejumlah jajaranya, standbay di Desa Wineru dan Desa Nonapan, untuk memastikan terkumpulnya bantuan serta mendistribusikan bantuan kepada warga terdampak banjir.
Nampak juga, personil TNI dan Polri, ikut membantu pemerintah dan warga untuk membersihkan lumpur akibat banjir.
Sekda Bolmong, Abdullah Mokoginta, saat ditemui mediatotabuan.co dilokasi terdampak banjir mengatakan, Pemkab Bolmong, turut prihatin dengan adanya musibah banjir tersebut.

“Kami turut prihatin akan musibah ini. Ada enam desa yang terdampak banjir,” kata Abdullah Mokoginta bersama Wakil Bupati Dony Lumenta saat berada di Posko Banjir Desa Wineru, Kecamatan Poigar.
Abdullah mengatakan, pihaknya akan terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait dengan musibah banjir yang menimpa enam desa di Kabupaten Bolmong tersebut.
“Termasuk bantuan berupa makanan, air mineral, beras, mie instan, telur, ikan kaleng, gula putih dan lainnya ini,” katanya lagi.
Selain itu kata Abdullah, Pemkab Bolmong melalui Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit Umum Datue Binangkang, mendirikan Posko Kesehatan dilakoasi banjir.
“Kita juga melakukan pelayanan Kesehatan gratis bagi yang terdampak banjir, termasuk obat-obatan,” ucapnya.

Saat disingung soal air bersih, Abdullah Mokoginta mengatakan terkait dengan air bersih sudah ada bantuan.
“Sudah ada. Ada dari PADM Bolmong, Satpol-PP dan Damkar Bolmong, termasuk dari Polri,” bebernya.
Ia juga mengimbau kepada Masyarakat agar tetap waspada mengigat cuaca yang belum stabil dan dikhawatirkan akan terjadi banjir susulan.
Penulis: Gito Simbala






Comment