Bitung – Kapolres Bitung, AKBP Albert Zai, turun langsung ke lapangan untuk memastikan keselamatan warga dan memimpin penanganan darurat pasca gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,3 yang mengguncang Kota Bitung, Kamis (2/4/2026) pagi.
Gempa dengan pusat di koordinat 1.21 LU dan 126.25 BT atau sekitar 127 km tenggara Bitung dengan kedalaman 18 km tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, namun menyebabkan kerusakan ringan hingga sedang di beberapa lokasi.
Kapolres Bitung memulai pengecekan di wilayah pesisir Pantai Girian Bawah dan Jembatan Girian. Hasil pemantauan menunjukkan kondisi air laut masih dalam batas normal dan tidak ditemukan kerusakan signifikan pada bangunan di sekitar pesisir.
Jajaran Polres Bitung juga melakukan pengamanan dan evakuasi secara humanis, membantu warga yang terdampak, serta memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak mudah terpancing isu yang belum jelas, dan mengikuti informasi resmi dari pemerintah serta BMKG. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama kami,” ujar Kasi Humas Polres Bitung, AKP Abdul Natip Anggai.
Situasi Kota Bitung pasca gempa dilaporkan dalam keadaan kondusif dan terkendali. Kapolres bersama jajaran masih terus melakukan pemantauan intensif dan memberikan edukasi kepada masyarakat terkait langkah evakuasi dan kesiapsiagaan menghadapi potensi gempa susulan maupun ancaman tsunami.
Penulis: Yodie Rosang





Comment