KOTAMOBAGU – Wali Kota Kotamobagu, Weny Gaib membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kota Kotamobagu, Senin (30/03/2026).
Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan Musrenbang merupakan forum dalam merumuskan arah pembangunan daerah secara partisipatif.
“setiap kebijakan yang direncanakan disusun secara partisipatif, berbasis data, terukur serta benar-benar mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Weny juga memaparkan sejumlah indikator makro pembangunan daerah yang menunjukkan tren positif.
Pertumbuhan ekonomi Kota Kotamobagu tercatat sebesar 5,28 persen pada tahun 2025, setelah sebelumnya mencapai 5,42 persen pada 2023.
Baca Juga: Proyek Jalan Tampoan Bernilai 2,904 M Kontrak Telah Diteken
Peningkatan juga terjadi pada Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita yang naik dari Rp34,9 juta menjadi Rp43,3 juta per tahun.
Wali Kota menekankan pentingnya penentuan prioritas program di tengah keterbatasan anggaran.
“Ke depan, kepentingan bersama harus di atas kepentingan sektoral,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh peserta Musrenbang untuk aktif memberikan gagasan yang konstruktif dan solutif dalam penyusunan RKPD 2027.
“Sinergi dan kolaborasi harus terus diperkuat, agar dapat mewujudkan pembangunan yang lebih cepat, tepat dan berkelanjutan,” pungkasnya.
Hadir Dandim 1303 Bolmong Letkol Inf. Manashe Lomo, perwakilan Polres Kotamobagu AKP Donald S. Ngalimin, perwakilan Pengadilan Negeri Kotamobagu.
Nampak juga, Kepala BPS Kotamobagu Jasni Makalunsenge, Sekda Sofyan Mokoginta, jajaran OPD, camat, lurah, sangadi, serta elemen masyarakat.***






Comment