mediatotabuan.co, Kotamobagu – Polres Kotamobagu, terus berupaya membantu pemerintah mensosialisasikan bahaya Covid-19 di Kota Kotamobagu.
Salah satunya, Operasi Yustisi terus ditingkatkan, dimasa pandemi saat ini, guna memutus mata rantai penyebaran virus asal Kota Wuhan, China ini.
Alhasil mulai terlihat. Sebagian warga Kotamobagu mulai sadar dengan menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19.
Terlebih pengemudi Becak Motor (Bentor) di Kotamobagu yang sering berinterasi dengan masyarakat, mulai sadar akan bahaya Covid-19.
Mereka pun dalam aktivitasnya, menerapkan Prokes Covid-19, seperti menjaga jarak serta mengunakan masker.
Ini terlihat di pusat perkotaan Kotamobagu, pengemudi maupun penumpang mulai disiplin memakai masker saat keluar rumah.
Anan Mokodompit mengakui, bahwa dirinya saat ini terbiasa menggunakan masker. Selain untuk kesehatan, dirinya juga takut akan ditilang oleh Polisi.
“Saya, sudah terbiasa pakai masker, semenjak ada Operasi Yustisi dari Polres Kotamobagu,” akui Anan, kepada media ini, Sabtu (28/11).
Dirinya, juga mengajak teman seprofesinya (pengemudi bentor) maupun penumpang, untuk dapat selalu memakai masker saat keluar rumah.
“Jangan lupa pakai masker saat keluar ruma, kalau nimau mo dapa virus corona noh, inga pakai masker,” ajaknya.
Disamping itu, Kapolres Kotamobagu AKBP Prasetya Sejati, SIK mengatakan, bahwa Operasi Yustisi ini akan terus dilakukan.
“Agar warga Kotamobagu mulai mendisiplinkan diri, untuk selalu mematuhi protokol kesehatan, dimasa pandemi saat ini,” katanya kepada media ini.
Kapolres juga mengajak, agar masyarakat selalu menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari.
“Ini merupakan cara sederhana yang harus dilakukan, tidak ada yang sulit, kan hanya memakai masker, menjaga jarak, dan selalu mencuci tangan dengan sabun,” ajaknya.
(Yudi)






Comment