mediatotabuan.co, Boltim — Menjelang malam tahun baru 2021, akses keluar dan masuk wilayah perbatasan Bolaang Mongondow Timur (Boltim) dijaga ketat Satuan Tugas Penanganan Covid-19.
Pantauan media ini, Satgas Penanganan Covid-19, terdiri dari gabungan TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Satpol-PP, dan tenaga kesehatan terus memantau penerapan protokol kesehatan para pengguna kendaraan yang melintas Pos Satgas di Modayag Barat.
Kepala Puskesmas Modayag Barat Nurnangesi Mamonto Amd Kep, mengatakan Pos Penjagaan dibuka kembali sejak 28 Desember, atas instruksi Bupati Bolaang Mongondow Timur.
“Menjalankan instruksi Presiden, karena meningkatnya kasus virus corona di Indonesia, termasuk Boltim,” ujarnya, Kamis (31/12).
Ditegaskan, masyarakat yang melintasi pos penjagaan harus mematuhi protokol kesehatan pengendalian dan pencegahan Covid-19.
“Masyarakat harus memakai masker dan menjaga jarak bagi penumpang kendaraan roda empat. Jika melanggar kami tidak akan izinkan masuk ke Boltim,” tegasnya.
Warga Desa Moyongkota Kecamatan Modayag Barat Anggi Mamonto mengatakan, dia bersama anaknya hanya di rumah saja. Sebab, perayaan malam tahun baru kali ini ada serangan Pandemi Covid-19. Diapun takut berada di luar rumah, apalagi ada imbauan pemerintah.
“Saya dan anak saya merayakan malam tahun baru di dalam rumah saja, agar turut membantu menekan penyebaran Pandemi Covid-19,” kata Anggi, Kamis (31/12).
Dikatakan, semenjak ada Covid-19, dirinya bersama keluarga sudah mengubah perilaku dengan memathui 3 M yakni dengan memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.
“Mengikuti protokol kesehatan 3 M, akan membuat kita lebih nyaman, dan Insya Allah dijauhkan dari virus Corona,” kata alumnus Universitas Negeri Gorontalo ini.
Informasi dirangkum, Pos Penjagaan Perbatasan antara Boltim dan Kotamobagu di Desa Bongkudai Barat dan Moyongkota Baru, perbatasan Botim dan Minahasa Utara di Desa Buyat Kecamatan Kotamobunan dan perbatasan Boltim-Minahasa Selatan di Desa Guaan Kecamatan Mooat.
(Adri Yudha)






Comment