Peletakan Batu Pertama Pesantren Bertaraf Internasional di BMR Terapkan Prokes Covid-19

mediatotabuan.co, Kotamobagu – Peletakan batu pertama pembanguan pesantren Tahfidz Daarul Quran Ayyastiyah BMR, masih dalam suasana Maulid Nabi Muhammad SAW, dan merupakan berkah di masa pandemi Covid-19.

Meski berada di masa pandemi virus asal Kota Wuhan China ini, namun upaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, terus digalakan.

Bahkan, dalam agenda bersejarah bagi masyarakat BMR ini, tetap memperhatikan Protokol Kesehatan (Prokes) pengendalian dan pencegahan Covid-19 dengan mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, serta tersedianya handsanitizer, Senin (9/11).

Pantauan Mediatotabuan.co, agenda peletakan batu pertama yang berlangsung dengan hikmat ini dihadiri KH Yusuf Mansur, Walikota Kotamobagu, Bupati Bolaang Mongondow, Pjs Bupati Boltim, Perwakilan Bupati Bolmut, Dandim 1303 Bolmong, Forkopimda se-BMR, serta perwakilan Kementrian Agama.

Peletakkan batu pertama pesantren bertaraf internasional ini, diawali dengan ritual adat oleh tokoh adat H. Ambaru dan dilanjutkan dengan doa dipimpin ustadz KH Yusuf Mansur.

Tampak Bupati Bolmong Dra Yasti Soepredjo Mokoagow, meletakkan batu pertama pembangunan pesantren, disusul oleh pimpinan daerah se BMR, dan diakhiri oleh ustad Yusuf Mansur.

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) Pemkot Kotamobagu, Ham Rumoroi mengatakan, peletakan batu pertama ini, menerapkan Prokes Covid-19.

“Ini merupakan upaya pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” ucapnya.

(Mg1/Gito)

Comment