mediatotabuan.co, Boltim – Pemerintah Kabupaten (Pemkab), Bolaang Mongondow Timur (Boltim), bersama Polres Boltim mendirikan Posko penyekatan mudik di wilayah perbatasan.
Hal ini dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan pengamanan Idul Fitri 1442 Hijriah.
Bupati Boltim, Sam Sachrul Mamonto, mengatakan pendirian pos penyekatan antara Kabupaten dan Kota ini merupakan perintah pemerintah pusat bahwa di setiap perbatasan harus dilakukan penyekatan untuk menghindari warga yang mudik dari luar daerah.
“Upaya ini sudah kita lakukan selama dua hari, mulai 6 Mei kemarin dan akan berakhir pada 17 mei mendatang. Gunanya agar masyarakat Boltim bisa terlindung dari covid-19 yang terbawa dari luar daerah,” kata Bupati Boltim saat meninjau Posko Penyekatan, Jumat (7/5).
Lanjutnya, sebagai bentuk keseriusan dalam menangani pandemi Covid-19, Pemkab Boltim juga telah melaksanakan vaksinasi massal beberapa waktu lalu.
“Vaksinasi massal itu kita laksanakan agar masyarakat Boltim benar-benar sehat. Dan Boltim satu-satunya daerah di sulawesi utara yang telah melaksanakan vaksinasi massal,” sebutnya.
Sachrul menambahkan fungsi dari pemerintah adalah melindungi masyarakatnya dari virus yang berbahaya ini. Sebab virus corona ini sudah memakan puluhan ribu bahkan jutaan korban di dunia.
“Kalau kita hanya biarkan dan anggap remeh, itu bisa terjadi pada kita. Maka ini adalah salah satu upaya pemerintah bagaimana kejadian ini tidak lagi terjadi di Indonesia terutama di Boltim yang kita cintai,” harapnya.
Sementara, ditempat yang sama Kapolres Boltim AKBP Irham Halid SIK, berpesan kepada personel di lapangan agar melakukan tugas pengamanan ini secara humanis namun tegas.
“Mudah-mudahan semua kegiatan dalam pelaksanaan tugas ini dapat berjalan secara baik serta maksimal,” singkatnya.
Peliput : Abeng Damonggi
Redaktur : Supriono






Comment