mediatotabuan.co, Bolmong — Sangadi (kepala desa) Passi Kecamatan Passi, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Delianto Bengga door to door (rumah ke rumah) menyerahkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada warga penerima, Selasa (11/05).
Kebijakan ini diambil agar menghindari terjadinya kerumunan dalam penyerahan bantuan. Menurut Bengga, cara ini dilakukan agar tidak ada kontak langsung antara warga, apalagi dalam suasana puasa Ramadhan.
“Pemerintah desa mengambil kebijakan penyerahan bantuan langsung tunai, diantar ke rumah masing-masing penerima,” kata Bengga.
Dijelaskan, pandemi Covid-19 belum berakhir, anjuran pemerintah terkait protokol kesehatan masih harus dilakukan, adalah kewajiban pemerintah melindungi masyarakat agar tidak terpapar virus berbahaya.
“Protokol kesehatan belum ditinggalkan karena masih dalam masa pandemi. Patuhi 3 M yakni memakai masker, mencucui tangan dengan sabun dan menjaga jarak, harus dipatuhi agar kita tidak tertular virus berbahaya,” kata Bengga.
Belum lagi dengan warga yang rentan, misalnya para manula, sebaiknya mereka menetap di dalam rumah, nanti ada tim yang dibentuk pemerintah desa mengantarkan lansung kesetiap rumah penerima.
“Makanya kami mengantarkan bantuan ini door to door, karena menghindari kerumunan, apalagi bagi yang rentan terdampak virus,” katanya lagi.
Camat Passi Barat, Marif Mokodompit mengapresiasi kebijakan tersebut. Menurutnya, pengaturan seperti ini adalah kebijakan yang sangat baik untuk menghindari penyebaran Covid-19. Pemerintah desa harus mampu mengimplementasi upaya pemerintah pusat dalam memutus mata rantai penyebaran Corona.
“Salah satu upaya, yah tidak ada kerumunan dan kontak langsung antar warga, dan secara lokal tiap desa harus punya cara dalam memutus penyebaran virus berbahaya ini,” kata Marif.
Disisi lain kata Marif, warga juga harus menaati protokol kesehatan agar penyebaran covid-19 bisa dikendalikan, dan disisi lain hal itu juga sangat membantu pemerintah dalam pemulihan ekonomi nasional.
“Kalau ekonomi kuat maka masyarakat akan lebih sejahtera. Karena dimasa pandemi ini, semua negara terdampak masalah ekonomi, jadi mari ramai-ramai kita lawan Covid-19 dengan mengikuti anjuran pemerintah,” tutup Marif.
Diketahui, bantuan yang diserahkan yakni BLT Bulan Januari kepada 50 KPM, setiap kepala keluarga menerima Rp300 Ribu.
Penulis: Fahmi Gobel






Comment