Secara Virtual, Walikota Kotamobagu Rakor Bersama Presiden

mediatotabuan.co, Kotamobagu – Wali Kota Kotamobagu, Ir Hj Tatong Bara, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Kepala Daerah se-Indonesia bersama Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi), Senin (17/05).

Rapat digelar secara virtual tersebut,  dilaksanakan di aula Rumah Dinas Wali Kota Kotamobagu, dan diikuti unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kotamobagu, Sekretaris Daerah (Sekda) Ir Sande Dodo MT, bersama para asisten Setda Kota Kotamobagu.

Menurut Sekda, dalam rapat tersebut, Presiden Jokowi memberikan sejumlah arahan terkait dengan penanggulangan Covid-19, pembagunan, ekonomi, sosial kemasyarakatkan dan sebagainya.

Lanjutnya, terkait Covid-19, dalam arahannya Presiden Jokowi meminta seluruh kepala daerah untuk meningkatkan kewaspadaan pasca perayaan Idul Fitri tahun 2021.

“Bapak Presiden mengingatkan para kepala daerah untuk tetap berhati-hati dengan potensi penyebaran Covid-19 pasca lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah, terutama beberapa daerah yang sempat membuka destinasi pariwisatanya beberapa hari terakhir,” ucap Sande.

Dalam Rakor, Presiden juga menyampaikan pertumbuhan ekonomi Indonesia di quartal pertaman tahun 2021, terutama provinsi yang mencatakan pertumbuhan ekonominya positif.

“Ada 10 provinsi yang pertumbuhan ekonominya positif sebagaimana disampaikan Pak Presiden Joko Widodo, Alhamdulillah Sulawesi Utara masuk diantara kesepuluh provinsi tersebut dengan mencatatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 1,87 persen,” katanya.

Selain itu, Presiden berharap agar para kepala daerah bersama unsur Forkopimda di daerah tetap bersinergi dan berkoorfinasi dalam penanganan penyebaran Covid-19 dengan tetap berupaya dalam pemulihan ekonomi di wilayah masing-masing.

“Harapan Pak Presiden Joko Widodo untuk daerah-daerah agar pertumbuhan ekonomi bisa naik, dan kasus Covid-19 juga bisa turun. Tidak ada artinya jika pertumbuhan ekonomi di sebuah daerah naik, tapi kasus Covid-19 juga naik, misalnya tingkat hunian hotel naik tapi Covid-19 juga naik, itu juga tidak baik,” tukasnya Sande.

 

*

Comment