mediatotabuan.co, Kotamobagu – Pemerintah dan warga Desa Tabang, Kecamatan Kotamobagu Selatan, Kota Kotamobagu, patut berbangga.
Pasalnya, desa yang dipimpin mantan jurnalis Fritz Junius Dilapanga ini, masuk satu (1) diantara 100 desa dari puluhan ribu desa di Indonesia sebagai Desa Cinta Statistik (Cantik), yang merupakan program dari Badan Pusat Statistik (BPS).
Ini merupakan salah satu prestasi yang dicapai Desa Tabang dibawah nakoda Fritz Junius Dilapanga.
Bahkan, pencanangan Desa Tabang sebagai Desa Cantik ini, dilakukan oleh Wali Kota Kotamobagu Ir Hj Tatong Bara, diwakili Wakil Wali Kota Kotamobagu Nayodo Koerniawan SH, didampingi Kepala BPS Kotamobagu Ir Didik Tjahjawinard, Asisten II Hi Adnan Masinae dan Camat Kotamobagu Selatan Deddy Mamonto, Kamis (3/06).
Kegiatan ini juga dihadiri Sangadi (kepala desa) Tabang Fritz Junius Dilapanga, sejumlah pimpinan SKPD di jajaran Pemkot Kotamobagu, seluruh sangadi dan lurah se-Kecamatan Kotamobagu Selatan, serta para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh wanita Desa Tabang.
Wakil Wali Kota, Nayodo Koerniawan mengatakan, Desa Cantik ini merupakan program dari Badan Pusat Statistik berdasarkan Amanat Undang-undang nomor 16 Tahun 1997 dan Perpres nomor 39 Tahun 2019 untuk penyempurnaan Satu Data Indonesia.
“Sebuah kebanggaan karena di Kota Kotamobagu, Desa Tabang merupakan salah satu desa yang dipilih bersama dengan 3 desa lainnya di Provinsi Sulawesi Utara sebagai Desa Cantik,” ucapnya.
Kepala BPS Kotamobagu, Ir Didik Tjahjawinardi mengatakan, program Desa Cantik ini merupakan quick win BPS untuk menjawab tantangan pembinaan pengelolaan dan pemanfaatan data-data statistik di level desa dan kelurahan melalui peningkatan kompetensi aparatur desa.
“Manfaat Desa Cantik adalah tersedianya data-data statistik yang akurat sebagai dasar informasi dalam proses pembangunan. Output yang diharapkan perangkat desa mampu mengolah data dengan baik, agar data siap digunakan oleh berbagai pihak, dan perangkat desa memiliki kemampuan menyajikan statistik dalam bentuk sederhana dan mudah dipahami,” jelasnya.
Sementara itu, saat dihubungi mediatotabuan.co, Sangadi Desa Tabang, Fritz Junius Dilapanga kaget dengan ditetapkannya Desa Tabang sebagai Desa Cantik.
Namun, ia bersyukur dengan ditetapkannya Desa Tabang sebagai satu satunya desa di Kota Kotamobagu sebagai Desa Cantik oleh BPS.
“Saya sangat bersyukur dengan ditetapknnya Desa Tabang sebagai Desa Cantik,” ucapnya.
Junius pun mengatakan, penilaian Desa Tabang sebagai Desa Cantik ini, belum dikatehui pasti.
“Mungkin saja karena masyarakat Desa Tabang, jika dan tim dari BPS maupun instansi lainnya untuk melakukan survey sangat kooperatif, dan juga karena Pemerintah Desa Tabang cepat merespon jika ada permintaan data baik dari pemerintah ataupun instansi lainnya termasuk BPS, termasuk akurasi data yang dimiliki Pemerintah Tabang,” tuturnya.
Penulis: Gito Simbala






Comment