Security Paris Super Stor Sesekali Tegur Pengunjung agar Taat Protkes 3M

mediatotabuan.co, Kotamobagu – Paris Super Stor Kotamobagu telah menyiapkan tempat cuci tangan,  pengukur suhu tubuh dan hand sanitizer elektrik. Namun, security sesekali masih menegur pengunjung yang tidak memakai masker agar taat protokol kesehatan (protkes) 3M.

Pantauan media ini sejak Minggu (29/08), toko retail terbesar di Bolaang Mongondow Raya (BMR) ini, telah menyiapkan tempat cuci tangan dan sabun di depan pintu masuk. Saat pengunjung masuk, security akan mengarahkan mengukur suhu tubuh yang telah dipajang setelah pintu utama, hanya sekitar 2 (dua) meter akan ditemui hand sanitizer elektrik.

Meski demikian, masih ada juga warga yang kedapatan tidak menggunakan masker saat masuk toko, dan security pasti akan menghentikan dan melarang masuk sebelum memakai salah satu alat pelindung diri (APD) yang dianjurkan sesuai protkes Covid-19.

Security Paris Super Stor Jefry, mengatakan pihak managemen sangat ketat dengan protkes Covid-19, demi keamanan dan kesehatan pengunjung maupun karyawan. Tapi adakalanya ada pengunjung yang mungkin lupa memakai masker, sehingga pihaknya harus mencegat dan menyuruh menggunakannya, bila tidak mengindahkan pasti tidak diperkenankan masuk.

“Kadang ada juga pengunjung yang tidak menggunakan masker pasti tidak boleh masuk belanja. Kalau lolos, kami yang akan ditegus keras oleh managemen,” kata Jefri, saat ditemui pagi ini, Senin (30/09).

Padahal kata Jefri, semua kebutuhan soal protkes telah disiapkan, kecuali masker harus dibawa oleh pengunjung sendiri. Di pintu bagian belakang juga kata Jefry, ada tempat cuci tangan dan pengukur suhu badan yang telah disiapkan agar pengunjung lebih nyaman berbelanja.

“Karena kami sering didatangi pemerintah Kotamobagu untuk memeriksa apakah sudah taati protkes Covid-19. Dan pihak managemen juga sudah berkomitmen menudkung program pemerintah secara bersama mencegah penyebaran virus dari Wuhan tersebut,” kata Jefry.

Dijelaskan, semua karyawan wajib mengenakan masker, dan di setiap meja kasir sudah ada hand sanitizer untuk digunakan petugas agar mereka juga aman dari virus. Kemudian hampir semua karyawan juga telah mengikuti program vaksin.

“Hampir semua karyawan sudah divaksin, ada yang vaksin tahap satu adapula yang sudah tahap dua,” terang Jefri.

Salah satu pengunjung yang berhasil diwawancarai Dina Mustafa mengatakan, saat keluar rumah Ia dan keluarga telah menyiapkan masker, takutnya di jalan ada operasi Covid-19 dan bila tidak taat protkes Covid-19, pasti ada sanksi dari petugas.

“Tapi kita juga harus menyadarai bila mentaati protkes 3M adalah demi untuk kesehatan dan keselamatan kita bersama,” kata Dina.

Salah satu karyawan Paris Super Stor Asmin Mamonto yang bertugas di bagian penitipan barang mengatakan masker telah menjadi kebutuhan sehari-hari, apalagi pekerjaannya rentan dengan virus karena harus berhadapan dengan banyak orang.

“Managemen menyiapkan juga hand sanitizer, jadi setiap kali ada kontak dengan orang saya langsung mensterilkannya dengan hand sanitizer. Intinya kita yang harus berperilaku hidup sehat, demi menjaga diri sendiri dan keluarga di rumah,” kata Asmin, Senin (30/08).

Informasi dirangkum, Paris Super Stor hanya beroperasi sampai Pukul 20.00 Wita, sedangkan hari Minggu dibuka mulai Pukul 14.00 Wita, dihari biasa buka Pukul 09.00 Wita, selama PPKM diberlakukan pemerintah.

 

Penulis: Fahmi Gobel

Comment