mediatotabuan.co, Kotamobagu – Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Muhammad Abdullah Syukri tiba di Kotamobagu, Senin (15/11).
Kedatangan Abe sapaan akrabnya, dalam agenda penting dengan Pengurus Cabang PMII Bolaang Mongondow, yang akan dilaksanakan sore hari nanti. Abe dari Jakarta dan tiba di Manado kemarin (Senin) dan langsung bersilaturahmi dengan beberapa senior PMII diantaranya Yusra Alhabsyi, yang tak lain Ketua GP Ansor Sulawesi Utara.
Sore hari Abe bertolak ke Kotamobagu, dan tiba tadi malam (Senin malam), kemudian bersilaturahmi dengan beberapa senior di Kotamobagu, diantaranya Zulkarnain Kamaru Ketua Cabang Nahdlatul Ulama (NU) Bolsel, Ketua IKA PMII Kotamobagu Jusran Mokolanut, owner kopi Mojago Santi Mokoagow, salah satu pejabat Sekretariat DPRD Bolsel Inang Masagu, Ketua Bawaslu Boltim Harmoko Mando, serta beberapa lainnya bersama kader-kader PMII.
Siang ini, Abe agendanya akan silaturahmi dengan beberapa ulama di pondok pesantren, sebelum menghadiri pelantikan PC PMII Kotamobagu. Sebelumnya, Abe sudah keliling Indonesia kurang lebih 13 provinsi di Indonesia untuk konsolidasi organisasi, dan bersiaturahmi dengan kader serta senior PMII.
“Setidaknya apa yang kami dengar dari daerah terutama penyampaian dari abang-abang (senior) akan menjadi referensi untuk kemajuan organisasi,” kata Abe, Senin (15/11) tadi malam, di kedai kopi Circle Kelurahan Matali Kotamobagu, milik salah satu coach juga assesor Barista Indonesia.
Dilansir dari laman nu.or.id, Abe merupakan kader PMII Malang. Ia tercatat pernah mengemban amanah sebagai Ketua Komisariat PMII Universitas Brawijaya, Malang. Selanjutnya, ia mengabdikan diri di PMII Cabang Malang pada Biro Litbang dan Biro Kaderisasi.
Sebelum diamanahi menjadi ketua umum, Abe menjabat sebagai Ketua Biro Beasiswa Bidang Hubungan Internasional PB PMII. Ia menjadi salah satu inisiator pendirian Pengurus Cabang Internasional (PCI) PMII di tiga negara, yakni Maroko, Taiwan, dan Jerman. Di negara terakhir itu, ia secara langsung turun membentuknya.
Selain aktif di dunia ekstra kampus, Abe juga aktif di internal kampus. Terbukti dengan amanah sebagai Wakil Ketua Himpunan Mahasiswa Ilmu Politik Universitas Brawijaya (2009-2010), Kongres Mahasiswa FISIP Universitas Brawijaya, dan Ketua KPU FISIP Universitas Brawijaya.
Setelah menamatkan studinya di UB, Abe, melanjutkan studinya di Universitas Duisberg Essen, Jerman dalam bidang ilmu politik dan pemerintahan dengan beasiswa dari Pemerintah Jerman (DAAD).
Di Jerman, ia juga aktif di Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU). Tidak hanya di bidang pendidikan formal, Abe juga mengaji di beberapa pesantren, mulai dari tanah kelahirannya di Pondok Buntet Pesantren Cirebon, Pondok Pesantren Anwarul Huda Malang (2009-2011), hingga Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang Rembang (2012-2015) di bawah asuhan Syaikhina KH Maimoen Zubair.
Pria kelahiran Cirebon 29 tahun yang lalu itu pernah mewakili Indonesia pada Forum Perdamaian Dunia di Amerika Serikat dan Serbia dalam program 1.000 Abrahamic Circles (Agustus-September 2019). Program tersebut diinisiasi untuk membangun perdamaian di antara agama-agama Ibrahim (Yahudi, Kristen, dan Islam).
Saat ini, Abe merupakan Pengasuh Pondok Pesantren Asy-Syakiroh 2 Buntet Pesantren Cirebon. Ia juga Sekretaris Bidang Pendidikan Yayasan Lembaga Pendidikan Islam (YLPI) Buntet Pesantren Cirebon.
Abe juga mengajar di Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Buntet Pesantren. Ia juga menjalankan aktivitas di Jakarta sebagai Wakil Direktur Center for Indonesian Policy Analysis (CIPA), Indonesian Returning Expert di Korporasi Jerman untuk Kerja Sama Internasional (GIZ Jerman), dan Tim Asistensi Staf Khusus Presiden Republik Indonesia.
Abe terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) 2021-2023 pada Kongres XX di Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (25/3).
(**)






Comment