by

Pekerja Proyek Ini Menerima Dosis Pertama, Izinkan Anaknya Divaksin

mediatotabuan.co, Kotamobagu – Karena sehari-hari bekerja di proyek, akhirnya Irvan Manoy, baru menerima vaksin Moderna dosis pertama, pada Jumat (17/12). Bila vaksin untuk anak-anak sudah ada, ia akan memberi izin anaknya.

Irvan bekerja di proyek di Desa Wangga Baru Kecamatan Dumoga Barat, Kabupaten Bolaang Mongondow. Ia merupakan penduduk Kelurahan Kotobangon, Kota Kotamobagu, yang beru menerima suntikan vaksin.

“Karena kesibukan bekerja, jadi baru kali ini ada kesempatan ikut program vaksinasi,” kata Irvan, kepada media ini, Sabtu (18/12).

Ditanya, apakah keluarga intinya sudah divaksin semua, dijawab baru dia yang divaksin. Sebetulnya, ia bersama dengan istri akan divaksin pada program vaksinasi massal yang digelar Badan Intejen Negara Daerah (BINDA) Sulawesi Utara.

“Tapi istri saya sedang demam, jadi belum bisa divaksin. Sementara saya harus kembali ke lokasi proyek, jadi hari itu langsung menuju lokasi vaksin di Kantor Kelurahan,” akunya.

Irvan baru memiliki satu orang anak yang kini duduk di kelas 2 SDN 1 Kotobangon. Ia akan memberi izin bila sudah ada program vaksinasi untuk anak-anak, alasannya demi kekebalan tubuh ditengah pandemi Covid-19.

“Kalau sudah ada program vaksin untuk anak-anak, saya memberikan izin untuk anak saya divaksin,” kata Irvan.

Ia beralasan soal pendidikan anak, karena lebih suka bila anaknya masuk sekolah dan belajar tatap muka dengan guru, agar lebih kreativ lagi karena mendapat pendidikan langsung dari guru, dengan jam belajar yang sudah diatur.

“Kalau di rumah belajar hanya dua atau tiga jam, sebelihnya anak-anak hanya bermain,” katanya lagi.

Irvan waktu hadir di Kantor Kelurahan, ia bersedia menunggu lama, karena harus menunggu 15 orang dulu baru tim medis akan membuka botol vaksin. Syarat membuka vaksin Moderna, harus 14 sampai 15 dosis per orang per botol.     

“Menunggu sedikit lama tidak apa-apa, asalkan sudah divaksin, karena urusan administrasi di tempat kerja atau pengurusan lain-lain, harus ada kartu vaksin. Selain itu turut memberikan sumbangsih terhadap kekebalan komunal menghadapi virus Corona,” aku Irvan.

Berharap dengan adanya program vaksin ini, masyarakat akan lebih sadar datang ke lokasi-lokasi tempat vaksin, agar pandemi Covid-19 segera berakhir.

“Agar kami sebagai pekerja proyek bisa bekerja lagi seperti sediakala, kalau pandemi masih ada, susah mencari pekerjaan apalagi kalau PPKM level 3, lebih susah juga keluar ruma,” keluh Irvan, menambahkan masih taati protokol kesehatan Covid-19.

 

Penulis : Fahmi Gobel         

Comment