mediatotabuan.co, Kotamobagu – Meskipun sudah dua kali disuntik vaksin, namun sejumlah tenaga kesehatan (Nakes) di Kotamobagu, masih berburu booster vaksin dosis ketiga.
Hal ini terjadi beberapa kali saat vaksinasi massal yang digelar BINDA Sulut dan Dinkes Kotamobagu. Puluhan Nakes, mendatangi gerai itu untuk suntik vaksin ketiga dengan jenis Moderna.
Salah satu Nakes Yudit Mokodompit yang telah divaksin booster Moderna, mengatakan tenaga kesehatan dianjurkan untuk divaksin ketiga. Sedang vaksin dosis pertama dan dosis kedua yang disuntikan kepadanya adalah jenis Sinovac.
“Kami Nakes diharuskan untuk booster vaksin, agar imun tubuh lebih kuat lagi,” kata Yudit, Senin (20/12).
Informasi dirangkum, vaksin booster adalah dosis tambahan agar dapat memberikan perlidungan ekstras terhadap suatu penyakit. Karena efek dari beberapa vaksin bisa saja hilang.
Alasan pemberian booster, karena vaksin booster memungkinkan tubuh untuk mengenali dan merespon virus dengan lebih cepat.
Menurut Yudit, dari informasi yang ia dapatkan, ada dua alasan mengapa vaksin booster diperlukan, pertama karena kekebalan tubuh berkurang seiring waktu, kedua karena adanya varian virus.
“Apalagi virus Covid-19 telah berevolusi, misalnya ada varian baru Delta, dan kini ada juga Omicron, makanya booster diperlukan,” katanya.
Saat ini kata Yudit, pelayanan booster baru untuk Nakes, juga kepada masyarakat umum dengan tujuan tertentu misalnya karena alasan naik Haji atau Umroh.
“Kalau untuk masyarakat umum yang penting ada alasan, seperti salah satunya ke luar negeri,” katanya, sembari menambahkan meskipun sudah tiga kali divaksin, tapi protkes Covid-19, masih harus diikuti.
Informasi dirangkum media ini, seluruh masyarakat yang telah melewati vaksin dosis pertama dan dosis kedua, pada tahun depan (2022) akan disusulkan dengan vaksin ketiga (booster).
Penulis: Fahmi Gobel






Comment