Wabup Bolmong Hadiri Launching CSIRT, Ini kata Yanni Tuuk

mediatotabuan.co, Bolmong – Wakil Bupati (Wabup) Bolaang Mongondow (Bolmong), Yanny Ronny Tuuk STh MM, menghadiri launching Computer Security Insident Respond Team (CSIRT) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) di Hotel Four Point Manado, Rabu (20/04).

Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Letjen Hinca Siburian mengatakan, CSIRT atau Computer Security Incident Response Team merupakan sebuah organisasi yang bertanggung jawab untuk menerima, meninjau laporan dan aktivitas keamanan siber.

Wakil Gubernur Sulut, Drs Steven Kandow, saat memberikan sambutan. (Foto: Istimewa)

“Tim ini bertugas untuk melindungi data dan sistem dari insiden keamanan siber yang terjadi. Tim ini nantinya akan bertindak sesuai dengan prosedur dan kebijakan untuk merespon dengan cepat dan efektif terhadap insiden keamanan dan untuk mengurangi risiko serangan siber,” katanya.

Sementara itu, Wakil Gubernur (Wagub) Sulut, Drs Steven kandouw, dalam sambutannya senada dengan Kepala BSSN.
Ia mengatakan lounching ini adalah awal dari tugas pengamanan siber di lingkup wilayah Provinsi Sulut.

Nampak Wakil Bupati Bolmong, Yanny Ronny Tuuk, dan suasana launching CSIRT. (Foto: Istimewa)

“Apalagi perkembangan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) saat ini cukup pesat berkembang. Saat ini Provinsi Sulut telah menggunakan banyak sistem aplikasi. Maka dari itu sangat perlu organisasi SULUTPROV-CSIRT segera dibentuk untuk menangani serangan siber yang terjadi,” ucap Steven.

Ia juga memberikan apresiasi kepada BSSN yang telah memilih Provinsi Sulut sebagai CSIRT Ke-59 dari rencana 131 CSIRT.

Wabup Bolmong, Yanny Ronny Tuuk, menyambut baik launching CSIRT ini. Menurutnya, perlu ada sebuah organisasi untuk melindungi aktivitas siber.

Foto bersama Wakil Gubernur Sulut, Wakil Bupati Bolmong, dan peserta launching CSIRT. (Foto: Istimewa)

“Apalagi saat ini kita khususnya Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow, telah mengunakan sistem online dalam berbagai aktivitasnya, maka sangat dibutuhkan keamanan siber,” tukasnya.

 

 

Advetorial/Gito Simbala

Comment