2023 Honorer Dihapus, Begini Keluh Guru Honor SDN 1 Pinonobatuan

mediatotabuan.co, Boltim — Status tenaga honorer resmi akan dihapus tahun depan (2023), sesuai edaran resmi Menpan RB tanggal 31 Mei 2022. Hal itu menuai tanggapan para tenaga honorer di Boltim, ini salah satunya.

Vesviantri Tokolang S.Pd, salah satu guru honor di SDN 1 Pinonobatuan, Kecamatan Modayag Barat, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), mengomentari edaran pemerintah pusat itu, meskipun dia seakan pasrah tak bisa berbuat apa-apa.

Saat ditanya soal ini, dirinya mengatakan tidak keberatan dengan rencana penghapusan tenaga honorer. Namun ada harapan besar dengan kelurnya kebijakan itu, ada upaya pemerintah juga memikirkan nasib mereka (tenaga honorer).

Ia berharap, pemerintah pusat dan daerah dapat memberikan kesempatan bagi tenaga honorer untuk tetap mengabdi sesuai disiplin ilmu masing-masing. Ia memohon agar dibuka formasi besar-besaran seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja  (PPPK) guru, non guru dan CPNS.

“Penghapusan tenaga honorer menurut saya tidak masalah, tapi tolong buka formasi besar-besaran. Kalau bisa tenaga honorer yang saat ini tengah bekerja tolong dipikirkan nasib kami,” ungkap Peppy sapaan akrab Vesviantri Tokolang, saat diwawancara media ini, Jumat (3/06/2023).

Terpisah Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Rezha Mamonto, mengatakan pihaknya masih akan melakukan kajian terkait surat dimaksud.

Menurutnya, Pemerintah Daerah (Pemda) Boltim juga sedang mencarikan solusi agar para tenaga honorer masih dapat bekerja.

“Pada intinya surat tersebut akan tetap ditindaklanjuti dengan tidak mengabaikan THL yang saat ini sudah mengabdi dan bekerja dengan baik, Pemda akan mencarikan solusi terbaik terkait keberlangsungan para THL agar tetap bekerja,” jelas Rehza, Jumat (3/05/2022).

 

Penulis: Haswin Thomas

Editor: Fahmi Gobel

Comment