mediatotabuan.co, Kotamobagu – Hari Pertama Kejuaran Motor Balap 2022 it’s MEKAL (Meiddy Makalalag), yang diselenggarakan di jalan Paloko-Kinalang (jalur dua) Kelurahan Kotobongon, Kecamatan Kotamobagu Timur, berjalan meriah, Jumat (22/07/2022).
Kejuaran yang bekerjasama dengan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sulut dan Kotamobagu ini, memperlombakan berbagai kategori.
Pantauan mediatotabuan.co, nampak ribuan pasang mata asik melihat “kuda besi” dipacu para joki yang professional.
Bahkan, kejuaran yang disupprot sejumlah kepada daerah se-Sulut ini, diikuti bukan hanya tim asal Bolaang Mongondow Raya (BMR). Namun juga berasal dari provinsi lain seperti Gorontalo dan Makassar.
Kemeriahan kejuaran tanpa dipunggut biaya ini, sudah mulai dirasakan pada sesi latian sejak hari Kamis (21/07/2022) kemarin, dimana ribuan warga ikut berbondong-bondong menyaksinkan sisi latihan ini.
Hari pertama kejuaraan yang memacu adrenalin ini, dibuka Wakil Wali Kota Kotamobagu, Nayodo Koerniawan SH, dihadiri Bupati Boltim Sam Sahcrul Mamonto, Ketua DPRD Kotamobagu sekaligus “pemilik” balapan ini yakni Meiddy Makalalag, sejumlah anggota DPRD Kotamobagu diantaranya Wakil Ketua Syarifudin Mokodongan dan Herdy Korompot, Agus Suprijanta, Fahrian Mokodompit, Yunita Lonto, Sukardi Sugeha, sejumlah pejabat eselon II se-BMR.
Ribuan mata para pencinta pacuan kuda besi ini pun, memberikan apresiasi kepada pihak penyelenggaran yang telah menyelengarakan event seperti ini.
“Luar biasa antusias warga untuk menyaksikan balapan motor ini,” ucap Rafly, saat berbincang dengan mediatoabuan.co.
Ia pun berharap agar kegitan seperti ini dapat dilaksanakan berkelanjutan, selain untuk hiburan warga, juga untuk mencari bibit-bibit pembalap.
Sementara itu, Meiddy Makalalag (Mekal) mengatakan, event balapan motor ini diselengarakan berkat soliditas dan kerjasama dari berbagai pihak.
“Pada kesempatan ini, saya ucapkan terima kasih atas seluruh bantuan baik moril maupun materil hingga event ini terselengara,” ucapnya.
Mekal menuturkan, selama pandemic Covid-19, ruang gerak masyarakat dibatasi untuk mengatisipasi penyebaran virus yang telah banyak memakan korban.
“Kita ketahui bersama tiga tahun pandemi covid, semua aktivitas terhenti. Dan alhamdulillah saat ini seluruh aktivitas berangsur normal, sehingga kami menginisiasi kegiatan ini untuk membuka ruang bagi pembalap lokal untuk bisa menyalurkan bakatnya hingga bisa berkiprah di level lebih tinggi,” katanya.
Ia pun berharap agar kegiatan ini dapat berjalan sukses.
“Mudah-mudahan ini akan berjalan sukses, karena kami pun berkeinginan event seperti ini akan digelar di tahun-tahun berikutnya,” harapnya.
Sejumlah inseden pun terjadi pada kejuaran ini seperti kecelakaan pembalap. Namun, panitia telah mempersiapkan tim medis untuk dapat memberikan pertolongan jika terjadi kecelakan yang cukup berat.
Penulis: Gito Simbala






Comment